Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aksi Konvoi Khilafah di Jakarta Timur, Polisi Menduga Rombongan Menuju Acara Parpol

Polisi menduga rombongan konvoi kebangkitan khilafah di Jakarta Timur hendak menuju acara sebuah parpol di Jakarta Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Aksi Konvoi Khilafah di Jakarta Timur, Polisi Menduga Rombongan Menuju Acara Parpol
Twitter miduk17
Tangkapan layar konvoi pemotor beratribut Khilafah di Cawang, Jakarta Timur pada Minggu (29/5/2022) kemarin. 

TRIBUNNEWS.COM - Viral video yang memperlihatkan aksi konvoi kebangkitan khilafah di media sosial.

Tampak rombongan pesepeda motor mengenakan pakaian hijau dan membawa atribut poster hingga bendera bertuliskan, "Sambut kebangkitan khilafah Islamiyah."

Mengutip tayangan KompasTV, konvoi itu terjadi di kawasan Jakarta Timur pada Minggu (29/5/2022).

Hal inipun telah dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

"Kita sudah mendapat data bahwa konvoi itu terjadi di Jakarta Timur," ungkap Zulpan di Polda Metro Jaya, Senin (30/5/2022).

Baca juga: Polisi Bakal Dalami Video Konvoi Motor Bawa Poster Khilafatul Muslimin di Cawang

Baca juga: Pelajar di Bantul Konvoi Ugal-ugalan sambil Bawa Celurit, 17 Orang Diamankan, 2 Jadi Tersangka

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Edy Surasa pun telah mengonfirmasi kebenaran video tersebut.

Ia memastikan konvoi itu terjadi di wilayahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Edy, konvoi khilafah itu menuju sebuah acara partai politik (parpol) di Jakarta Pusat.

"Mungkin konvoi kemarin itu ke acara nggak salah satu partai."

"Kebetulan kemarin juga ada acara partai di Senayan sana," terang Edy, Senin, dilansir Tribunnews.com.

Kendati terjadi di wilayahnya, Edy enggan berkomentar banyak soal konvoi tersebut.

Ia menegaskan pihaknya hanya berfokus pada penegakan hukum lalu lintas.

Sementara itu, ujar Edy, bukan ranah Satlantas untuk melakukan penindakan terhadap konvoi khilafah tersebut.

"Soal atribut mungkin lalu lintas nggak (tangani)."

"Lalu lintas hanya menangani ketika ada kejadian kecelakaan."

Baca juga: Sebaran Kasus Aktif Covid-19, 30 Mei 2022: DKI Jakarta Terbanyak Catat 912 Kasus Aktif

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Resmikan RS Umum dan Kanker, RS Siloam Agora

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas