Tribun

BBM Bersubsidi

Demo Memanas, Mahasiswa Dorong Pertahan Polisi, Botol dan Kerikil Mulai dilempar Massa Aksi

Setelah berhasil menggeser lapisan pertahanan kawat berduri dan pagar beton pihak kepolisian, massa mulai menerobos masuk

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Demo Memanas, Mahasiswa Dorong Pertahan Polisi, Botol dan Kerikil Mulai dilempar Massa Aksi
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) berdemo di kawasan Patung Kuda, Monas, Kamis (14/9/2022). Pihaknya menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Setelah berhasil menggeser lapisan pertahanan kawat berduri dan pagar beton pihak kepolisian, kondisi memanas, massa mulai menerobos masuk 

Laporan Wartawan Tribunnews, Mario Christian Sumampow

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) yang berdemo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai memanas.

Setelah berhasil menggeser lapisan pertahanan kawat berduri dan pagar beton pihak kepolisian, massa mulai menerobos masuk.

Suasana mulai ricuh, massa dan mahasiwa pun saling dorong.

Tampak botol plastik berisi air dan juga kerikil dilempar oleh massa ke arah kepolisian.

Tampak dorongan dari mahasiswa semakin menguat dan polisi juga menambahkan barikade personel pengamanan.

Baca juga: Demo Mahasiswa di Bengkulu Ricuh, Polisi Tembakan Gas Air Mata

Dalam aksi saling dorong mahasiswa terus berteriak sambil mencoba menerobos masuk. Untungnya, aksi dapat diredam oleh pihak keamanan dan massa mulao kondusif

Massa yang melakukan demo hari ini merupakan aliansi BEM SI.

Mereka mulai datang ke kawasan Patung Kuda, Monas, Kamis (15/9/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Aksi kali ini merupakan dalam rangka menolak kenaikan tarif BBM.  

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas