Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mayat Pria yang Ditemukan di Kali Sodong Pulogadung Ternyata Korban Begal Modus Penagih Utang

JMP memukul korban sebanyak dua kali, lalu mendorong Effendy ke aliran Kali Sodong hingga korban jatuh dalam keadaan tubuh membentur tanggul kali

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mayat Pria yang Ditemukan di Kali Sodong Pulogadung Ternyata Korban Begal Modus Penagih Utang
Dok. Damkar Jaktim
Proses evakuasi jasad pria yang ditemukan mengambang di aliran Kali Sodong, Pulogadung, Jakarta Timur oleh petugas pemadam kebakaran, Senin (13/5/2024). Effendy (38) warga Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung  menjadi korban pembunuhan begal bermodus debt collector atau penagih utang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terungkap penyebab kematian Effendy (38) warga, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung  yang ditemukan di aliran Kali Sodong, Jati, Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin (13/5/2024) sore.

Ia menjadi korban pembunuhan begal bermodus debt collector atau penagih utang.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan,  pelaku yang sudah diamankan pihak kepolisian.

Mereka berinisial JMP (25), YBL (36), dan Dl (22).

"Tiga pelaku lain berinisial DM, A, dan N berstatus DPO (daftar pencarian orang)," kata Nicolas, Jumat (17/5/2024).

Baca juga: Aksi Kapolri Rekrut Casis Bintara Korban Begal Direspons Positif oleh Harmoni Muslim Nusantara

Pembunuhan bermula ketika korban sedang mengendaraikan sepeda motor melalui Jalan Raya Bekasi, Cakung dari arah Bekasi menuju Jakarta, Minggu (12/5/2024) pukul 11.00 WIB.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban tiba-tiba dipepet komplotan pelaku menaiki tiga sepeda motor secara berboncengan yang seketika menyebut Effendy sudah menunggak pembayaran kredit motor.

Effendy yang panik dipepet para pelaku sempat mengaku menunggak pembayaran kredit sepeda motor selama satu bulan kepada pihak leasing.

"Setelah itu tersangka JMP meminta korban mengikuti dari belakang, dengan alasan pergi ke kantor leasing.

Saat melewati kawasan Industri Pulogadung korban diminta berhenti," ujarnya.

Nicolas menuturkan di kawasan Industri Pulogadung tersebut tersangka JMP mengambil alih kemudi kendaraan dari Effendy dan meminta korban duduk dibonceng.

Setelah merebut kemudi sepeda motor, JMP bersama pelaku lain menepikan kendaraan ke akses jalan aliran Kali Sodong dekat kantor Pos Rawamangun yang kondisinya sepi.

Di situlah JMP memukul korban sebanyak dua kali, lalu mendorong Effendy ke aliran Kali Sodong hingga korban jatuh dalam keadaan tubuh membentur tanggul kali.

"Tersangka JMP sempat melihat korban terbentur tembok kali. Kemudian tersangka JMP bersama pelaku lainnya langsung membawa kabur sepeda motor milik korban," tuturnya.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas