Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

3 Kasus Dugaan Pelecehan yang Terjadi dalam Sekolah di Jakarta, Ada Korban yang Sampai Hamil

Sejak awal tahun 2024, ada sederet kasus dugaan pelecehan yang menimpa siswi sekolah di Jakarta. Berikut daftarnya.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 3 Kasus Dugaan Pelecehan yang Terjadi dalam Sekolah di Jakarta, Ada Korban yang Sampai Hamil
News Law
ILUSTRASI - Sejak awal tahun 2024, ada sederet kasus dugaan pelecehan yang menimpa siswi sekolah di Jakarta. Namun, dari kasus tersebut, sekiranya ada tiga kasus pelecehan yang lokasi kejadiannya justru di sekolah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pelecehan dalam sekolah kembali terjadi di Jakarta.

Terbaru, seorang oknum guru di SMK Negeri Jakarta diduga melakukan lecehkan 15 siswi di sekolahnya.

Sang guru yang mengampu bidang Ekskul Musik sekolah yang terletak di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara ini berinisial H.

Kasus pelecehan ini terbongkar setelah adanya laporan dari masyarakat  melalui CRM yang merupakan kanal aduan resmi Pemprov DKI Jakarta pada 5 Oktober 2024.

Pihak kepala sekolah telah mengungkapkan telah membebastugaskan oknum tersebut.

Di sisi lain, jika tidak segera dilakukan tindakan, maka semua murid bakal melakukan unjuk rasa di sekolah tersebut.

Sejak awal tahun 2024, ada sederet kasus dugaan pelecehan yang menimpa siswi sekolah di Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, dari kasus tersebut, sekiranya ada tiga kasus pelecehan yang lokasi kejadiannya justru di sekolah.

Berikut rangkuman kejadian, seperti dikutip dari Tribun Jakarta:

1. Guru Seni Budaya di SMK Jakarta Lecehkan Murid

Guru seni budaya berinisial H di sebuah sekolah di Jakarta Utara diduga melecehkan muridnya.

Mirisnya, dugaan pelecehan ini terjadi pada 15 murid gegara H menggunakan otoritasnya sebagai pengajar kesenian.

Seluruh korbannya merupakan murid kelas X yang baru menjalani tahun pertamanya di jenjang SMK.

Pelecehan yang dilakukan H terakhir kalinya dilaporkan oleh salah satu korban pada 3 Oktober 2024 lalu.

"Laporan kami terima dari wakil kepala sekolah, guru, dan siswa pada tanggal 3 Oktober 2024 tentang adanya dugaan pelecehan seksual terhadap siswa pelapor," kata NG, Kepala Sekolah SMK tersebut, Senin (7/10/2024).

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas