Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perjuangan Korban Selamat Kebakaran Bukit Duri Tebet: Terobos Api Selamatkan Anak dan Istri

Anwar Sanusi (52) masih tertidur pulas ketika kebakaran melalap permukiman padat penduduk di Jalan Kutilang, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Perjuangan Korban Selamat Kebakaran Bukit Duri Tebet: Terobos Api Selamatkan Anak dan Istri
Foto Tangkapan Layar
4 KORBAN TEWAS- Kebakaran di permukiman padat penduduk di Jalan Kutilang, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/7/2025) pagi. Kebakaran tersebut menyebabkan 4 orang anak meninggal dunia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Anwar Sanusi (52) menjadi korban kebakaran di permukiman padat penduduk di Jalan Kutilang, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/7/2025) pagi.

Saat kebakaran, Anwar sedang tertidur pulas. Dia terbangun karena dibangunkan istrinya setelah melihat kepulan asap hitam mulai merangsek ke dalam rumah.

"Sama istri saya dibangunin, ada apa? Saya lihat asap sudah gede sama api," ujar Anwar.

Baca juga: Detik-detik 4 Anak Meninggal Akibat Kebakaran Rumah di Tebet, Terjebak di Lantai 2

Seketika, Anwar langsung membangunkan putrinya yang tengah tertidur pulas. Ia kemudian membawa anak dan istrinya keluar rumah.

"Saya enggak berpikir panjang lagi, saya menyelamatkan anak istri saya, saya terobos keluar," ujar Anwar.

Anwar mengaku dilanda kepanikan saat mengevakuasi keluarganya. Ia bahkan berlarian sejadi-jadinya menyelamatkan diri dan keluarganya. Harta benda tak sempat ia selamatkan. Semua barang elektronik di dalam rumah hangus terbakar.

Bahkan, dokumen penting seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) turut musnah dalam kebakaran tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Terus identitas saya, istri sama anak, itu enggak ada yang kebawa, KK, KTP, habis," jelas Anwar.

Setelah berhasil mengevakuasi keluarganya, Anwar baru menyadari bahwa tangannya mengalami luka.

"Iya, luka goresan," ungkapnya.

Terkejut asap masuk rumah

Korban selamat lainnya, Sukiyanti, mengatakan bahwa saat kebakaran terjadi ia tengah berada di dalam rumah.

Ia mendadak terkejut ketika melihat asap dan api mulai menyambar atap rumahnya. Seketika itu juga, Sukiyanti langsung keluar rumah dengan mendobrak pintu untuk menyelamatkan diri.

"Saya lari keluar enggak ingat apa-apa, pokoknya pintu saya buka, lalu kabur," ungkapnya.

Baca juga: Kronologi Damkar Seruduk Mobil Emak-emak yang Halangi Jalan Menuju Lokasi Kebakaran di Balikpapan

Menurut Sukiyanti, api membesar dengan sangat cepat, sehingga ia tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharganya. "Saya sampai enggak bawa apapun," tambahnya.

Meski demikian, ia tetap bersyukur karena berhasil selamat dari kobaran api yang nyaris merenggut nyawanya.

4 anak meninggal

Empat anak-anak meninggal akibat kebakaran rumah di Jalan Kutilang 28/02, Bukit Duri, Tebet. Identitas korban meninggal yakni PL (13), K (3), A (7), dan A (4).

Korban tak dapat menyelamatkan diri dan ditemukan petugas setelah api dipadamkan.

Perwira Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Sudin Damkar) Jakarta Selatan, Sarono, menyatakan para anak-anak tersebut terjebak di lantai dua.

"Pada dasarnya kita menemukannya di lantai dua, ada kemungkinan dia untuk menyelamatkan diri terlambat," ucapnya.

Baca juga: Delapan Tewas dalam Kebakaran Blok Apartemen di Vietnam

Para korban meninggal telah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Diduga rumah mengalami korsleting listrik sehingga muncul percikan api.

"Dugan sementara ada fenomena kelistrikan ya" katanya.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan ada 20 mobil damkar serta 76 petugas yang diterjunkan.

Api muncul pertama kali sekitar pukul 06.30 WIB.

Kebakaran menghanguskan pemukiman padat penduduk di Jalan Kutilang 28/02, Bukit Duri,

"Kami berhasil melokalisir pukul 07.15 WIB," tuturnya, dikutip dari WartaKotalive.com.

Proses pemadaman api terkendala gang yang sempit sehingga kendaraan sulit menuju titik api.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Kota Jakarta Selatan, Syamsul Huda, menerangkan proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit.

"Objek kebakaran rumah tinggal, jenis bangunan rendah," tukasnya.

Sejumlah warga membantu proses pemadaman bahkan sebelum petugas datang. (Warta Kota/Kompas.com

Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kebakaran Hanguskan Rumah di Tebet Jakarta Selatan, 4 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas