Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kompolnas Telusuri Kematian Diplomat Arya Daru di Kos Gondangdia

Kompolnas cek lokasi kematian diplomat Arya Daru di Menteng. Kepala dililit lakban, polisi selidiki jejak digital dan CCTV.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kompolnas Telusuri Kematian Diplomat Arya Daru di Kos Gondangdia
(Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti).
KEMATIAN DIPLOMAT KEMLU - Komisioner Kompolnas, M. Choirul Anam mendatangi indekos Arya Daru Pangayunan, Diplomat Kementerian Luar Negeri (kemlu) tang ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (22/7/2025). Mereka datang untuk dalami temuan baru. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). 

Yang menggegerkan, kepala korban dalam kondisi dililit lakban, dan posisi tubuhnya tergeletak di atas tempat tidur. Polisi menyatakan tidak ditemukan kerusakan pada pintu maupun kehilangan barang pribadi di kamar tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, menegaskan pihaknya melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan menyatakan kasus ini kini ditangani langsung oleh Polda.

“Bukti-bukti seperti CCTV, hasil otopsi, dan barang digital seperti laptop sedang dipelajari oleh forensik. Mungkin seminggu lagi selesai, nanti akan ada kesimpulan. Insya Allah,” ujar Karyoto pada Kamis malam (10/7/2025).

Karyoto juga mengungkapkan belum membaca secara utuh hasil visum awal, dan menyebut pihaknya akan melibatkan para ahli untuk memberikan analisa objektif dalam kasus ini.

“Visum bukan saksi, nanti ahli yang akan bicara,” imbuhnya.

Penyelidikan juga akan melibatkan pemeriksaan jejak digital dari ponsel milik korban, yang menurut Karyoto bisa menjadi kunci untuk menelusuri interaksi terakhir Arya Daru.

Karyoto menegaskan, kasus ini akan diselesaikan tanpa asumsi atau kesimpulan prematur.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami sudah sering menangani kasus seperti ini di Polda Metro. Tapi yang jelas, semua akan dipelajari secara komprehensif. Tidak hanya satu alat bukti, nanti akan ada kesimpulan final,” pungkasnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas