Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Sopir Pelaku Pembunuhan Bocah di Pondok Pinang, Diduga Lukai Diri Sendiri dan Dinyatakan Tewas

Bocah 11 tahun ditemukan tewas di rumah kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Sopir keluarga kritis di lokasi kejadian, diduga pelaku pembunuhan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sosok Sopir Pelaku Pembunuhan Bocah di Pondok Pinang, Diduga Lukai Diri Sendiri dan Dinyatakan Tewas
TRIBUNWOW.COM
ILUSTRASI PEMBUNUHAN - Seorang bocah 11 tahun ditemukan tewas di gudang lantai dua rumahnya di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, dengan luka parah di bagian leher. Sopir pribadi keluarga, SB, diduga sebagai pelaku dan ditemukan tergeletak di lokasi dengan luka serupa. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembunuhan bocah terjadi di sebuah rumah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Lokasi kejadian tidak berada di perumahan elit melainkan di kawasan yang dikenal sebagai permukiman kelas menengah ke atas dengan akses strategis.

Jasad korban berinisial RAS (11) ditemukan di gudang lantai dua pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sopir keluarga korban berinisial SB juga ditemukan dalam keadaan kritis di samping jasad.

SB mengalami luka serius di bagian leher, diduga akibat golok yang juga ditemukan di lokasi kejadian.

Luka tersebut bukan akibat serangan orang lain, melainkan SB berusaha mengakhiri hidupnya setelah membunuh korban.

Sopir langsung dievakuasi ke RSUD Kebayoran Lama, kemudian dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

Rekomendasi Untuk Anda

Jarak rumah korban dengan RSUD Kebayoran Baru sekitar enam kilometer.

Proses penyelidikan terkendala kondisi SB yang tak kunjung membaik.

Hingga pada Jumat (5/9/2025), SB dinyatakan meninggal di RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 18.30 WIB.

SB merupakan sopir pribadi keluarga korban yang sudah bekerja lama dan mengetahui seluk beluk rumah.

Baca juga: Mengenal Desa Gimpubia di Donggala Sulteng, TKP Anak Bunuh Ibunya Secara Brutal

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Harnas Prihandito, menerangkan motif pembunuhan belum terungkap karena pelaku tak bisa dimintai keterangan.

“Untuk motif ini karena kami baru bisa memulai pemanggilan kepada beberapa saksi, tentunya motif masih kami dalami terus-menerus,” bebernya, dikutip dari WartaKotalive.com.

Golok yang ditemukan di gudang dijadikan barang bukti kasus pembunuhan.

“Dugaan sementara penyebab luka di leher dari pelaku itu melukai lehernya sendiri menggunakan golok ya,” imbuhnya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas