Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Jakarta
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:08
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:13
‘Isya’ 19:22

Terapis Pijat Ditemukan Tewas di Lahan Kosong di Pasar Minggu Jaksel, Ini Kata Polisi

Berdasarkan informasi sementara, korban atau RTA diduga hendak kabur dari tempatnya bekerja.

Editor: Erik S
zoom-in Terapis Pijat Ditemukan Tewas di Lahan Kosong di Pasar Minggu Jaksel, Ini Kata Polisi
NST
DIDUGA MELOMPAT- RTA bekerja sebagai seorang terapis. Berdasarkan informasi sementara, RTA diduga hendak kabur dari tempatnya bekerja. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Seorang perempuan berinisial RTA (23) ditemukan tewas di lahan kosong di sebelah gedung TIKI Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

RTA bekerja sebagai seorang terapis. Berdasarkan informasi sementara, RTA diduga hendak kabur dari tempatnya bekerja.

Informasi tersebut disampaikan oleh seorang satpam setempat kepada warga sekitar.

Baca juga: Mayat Pemuda Karo Sumut Ditemukan Terkubur di Ladang Kopi Desa Ndokum Siroga

"Oh, dia baru kerja dua bulan di sana (Delta Spa), tapi pengin kabur. Ini informasi kemarin dari satpam," ujar R, kepada Warta Kota, Jumat (3/10/2025).

Usia RTA pun masih belum jelas, dengan dugaan bahwa ia masih di bawah umur atau berusia sekitar 23 tahun.

"Antara di bawah umur atau umur 23," kata R, secara singkat.

Saat ditemui, pihak keamanan setempat pun enggan memberikan keterangan, terkait alasan RTA ingin kabur dari pekerjaannya.

Diketahui, lahan kosong itu berada di belakang gedung TIKI dan diapit ruko Delta Bali Spa serta perusahaan mebel.

Lokasi tersebut diketahui sudah lama tidak digunakan dan sulit diakses. Ia diduga hendak melarikan diri dengan cara melompat dari gedung tempatnya bekerja. 

Namun hingga kini belum diketahui secara pasti dari lantai berapa atau ketinggian berapa korban melompat.

Baca juga: Penemuan Mayat Istri Polisi di Merangin Jambi Bikin Geger Warga

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Penjelasan Polisi

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan AKP Igo Fazar Akbar mengatakan, dugaan sementara korban tewas akibat melompat dari ketinggian.

“Dugaan sementara seperti itu (melompat), sekitar dari lantai 5 ruko-ruko sekitar Buncit Raya," ujar Igo kepada wartawan, Jumat (3/10/2025).

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan motif di balik dugaan aksi nekat tersebut. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas