Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Emak-emak 'Piknik' di Depan Kantor BGN Minta MBG Disetop

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah terus jadi sorotan menyusul jatuhnya korban siswa akibat keracunan.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Emak-emak 'Piknik' di Depan Kantor BGN Minta MBG Disetop
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
DEMO SETOP MBG - Sejumlah kelompok ibu - ibu dari Aliansi Ibu Indonesia dan Suara Ibu Indonesia, menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah emak-emak berunjuk rasa di depan kantor BGN di Jakarta
  • Mereka meminta pemerintah menghentikan program MBG menyusul banyak siswa keracunan
  • Massa juga meminta penyetopan pelibatan TNI dan Polri di dapur hingga distribusi MBG

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah kelompok ibu-ibu (emak-emak) dari Aliansi Ibu Indonesia dan Suara Ibu Indonesia menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025) siang.

Aksi damai ini menuntut penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mendesak pemerintah melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaannya. 

Desakan ini dilatarbelakangi banyaknya anak - anak sekolah yang mengalami keracunan usai menyantap makanan yang menjadi program andalan dari Presiden Prabowo Subianto ini.

Seperti yang terjadi di sejumlah sekolah di Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Aksi ini berlangsung sejak pukul 11.00 WIB.

SETOP MBG - Massa yang mengatasnamakan Aksi Suara Ibu Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025) siang.
SETOP MBG - Massa yang mengatasnamakan Aksi Suara Ibu Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025) siang. (Elga Hikari Putra/TribunJakarta.com)

Para peserta membawa tikar, spanduk berisi opini, dan berbagai makanan bekal dari rumah. 

Rekomendasi Untuk Anda

Peserta melakukan aksi piknik di depan Kantor BGN dengan membentangkan tikar di atas rumput tepat di depan logo kantor BGN.

Bekal-bekal yang dibawa seperti risol, pastel, buah segar, kue-kue hingga nasi kuning.

Spanduk-spanduk berisi tuntutan dan opini dibentangkan.

Seperti 'Stop MBG! Utamakan Kualitas, Keamanan dan Martabat Anak', 'Stop MBG! Berdayakan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM Lokal' hingga 'Stop MBG! Dapur Ranah Sipil, Tentara dan Polisi Mundur dari Urusan Pangan'.

Tuntutan pendemo MBG

Perwakilan massa aksi, Ririn Safsani mengungkap ada tiga tuntutan yang disuarakan pihaknya melalui aksi ini.

Pertama, mendesak penyetopan MBG di seluruh tanah air usai ribuan siswa menjadi korban keracunan.

Ia meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan MBG dengan memastikan seporsi makan siang berisi menu lengkap sesuai kebutuhan anak dan pedoman gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan. 

"Harusnya itu melibatkan ahli gizi, dokter anak. Tapi pada kenyataannya justru ditemukan bahwa MBG dibuat di dapur yang tidak higienis dan menggunakan bahan tidak layak dan tanpa menggunakan standar kesehatan," kata Ririn di lokasi.

Kedua, massa aksi meminta penyetopan pelibatan TNI dan Polri di dapur hingga distribusi MBG.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas