Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Periksa Guru dan Siswa SMAN 72 Terkait Insiden Ledakan Jumat Siang

Kepolisian mendalami insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, pada Jumat (7/11/2025). Guru dan murid diperiksa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polisi Periksa Guru dan Siswa SMAN 72 Terkait Insiden Ledakan Jumat Siang
Tribunnews.com/Ibriza
DIPERIKSA - Situasi di ruang guru SMAN 72 Jakarta usai insiden ledakan, Jumat (7/11/2025). Sejumlah guru dan siswa menjalani pemeriksaan untuk BAP oleh polisi terkait ledakan yang terjadi di sekolah itu di ruang guru. (Ibriza/Tribunnews) 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah guru dan siswa laki-laki SMAN 72 Jakarta menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) di ruang guru sekolah pada Jumat malam, 7 November 2025.
  • Pantauan menunjukkan puluhan aparat gabungan dari kepolisian dan TNI masih berada di lokasi hingga malam. Hampir seluruh sudut lantai satu sekolah dijaga ketat.
  • Pemeriksaan dilakukan secara bergantian oleh anggota kepolisian yang duduk di meja panjang ruang guru. Guru dan siswa tampak berbincang dan menunggu giliran pemeriksaan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian mendalami insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, pada Jumat (7/11/2025).

Sejumlah guru dan siswa laki-laki tampak menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) dengan beberapa pihak kepolisian.

Pantauan Tribunnews.com di dalam lingkungan SMAN 72 Jakarta, sekitar pukul 19.26 WIB, puluhan lebih aparat, yang terdiri dari kepolisian dan TNI tampak masih berada di dalam sekolah.

Hampir di setiap sudut lantai satu sekolah dijaga oleh petugas keamanan.

Selanjutnya, sejumlah guru dan siswa laki-laki tampak berada di ruang guru SMAN 72. Ruangan tersebut berisi meja-meja dan kursi-kursi untuk digunakan para guru.

Para guru dan siswa berkumpul di beberapa meja yang berdekatan. Mereka tampak berbincang sesuatu. Beberapa di antara mereka ada yang duduk dan ada yang berdiri.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, di depan barisan meja dan kursi yang masing-masingnya hanya muat untuk satu guru itu, terdapat meja panjang dan kursi-kursi yang mengelilinginya.

Sekitar dua hingga tiga anggota kepolisian duduk di kursi yang tersedia. Mereka mewawancarai sejumlah guru dan siswa secara bergantian.

Wawancara atau aktivitas tanya-jawab itu diduga dilakukan dalam rangka pemeriksaan BAP terkait insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72, pada Jumat siang.

Satu dari sejumlah anggota polisi berseragam yang ada di lokasi mengungkapkan proses BAP masih berlangsung.

"Iya ini masih diperiksa, masih di BAP," ucap polisi itu, saat dia sedang berbincang dengan seseorang via telepon.

Kepala Seleksi SMP-SMA Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara, Acep mengatakan, para guru dan siswa yang sudah diperiksa pihak kepolisian sudah bisa pulang.

Pria berkemeja putih dan mengenakan kopiah di kepalanya itu menyebut, guru-guru SMAN 72 juga ingin memastikan terlebih dahulu para orang tua dari siswa-siswa yang menjadi korban sudah berada di rumah sakit untuk mendampingi anak mereka yang dirawat.

"Sudah bisa pulang, tapi menunggu dulu, mau memastikan orang tua murid sudah mendampingi korban yang di rumah sakit," kata Acep, kepada Tribunnews.com di SMAN 72 Jakarta, Jumat malam.

Beberapa guru enggan untuk diwawancara. Mereka mengatakan, keterangan sudah disampaikan kepada pihak kepolisian dalam proses BAP.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas