Polisi Buka Peluang Periksa Ulang Saksi Kunci G dalam Kasus Kematian Alvaro Kiano
Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan proses penyelidikan kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) belum berhenti.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Penyidikan kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho masih berlanjut, meski terduga pelaku Alex Iskandar telah meninggal dunia.
- Di lokasi penemuan jasad di Tenjo, Bogor, tim forensik menemukan lima sampel tulang.
- Saksi kunci G diketahui memiliki hubungan dekat dengan keluarga pelaku.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan proses penyelidikan kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) belum berhenti.
Dalam hal ini, polisi masih membuka peluang untuj memeriksa ulang saksi kunci berinisial G, meski terduga pelaku Alex Iskandar telah meninggal dunia.
Ketika ditanya apakah penyidik akan kembali memeriksa saksi kunci G, Ardian menegaskan ruang pendalaman masih terbuka.
"Nanti kita akan dalami lagi," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo saat dikonfirmasi, Rabu (26/11/2025).
Ardian juga menegaskan meninggalnya pelaku tidak serta-merta membuat perkara ini dihentikan.
Polisi masih menunggu hasil identifikasi dari sejumlah tulang yang kembalo ditemukan di lokasi awal penemuan, di Kalo Cilalay, Tenjo, Jawa Barat.
"Nanti, kami masih dalami lebih lanjut apakah temuan ini yang diduga almarhum anak atau bukan, nanti dari kedokteran akan menjelaskan,” katanya.
Hingga kini, sampel DNA dari ayah dan ibu kandung Alvaro sudah diambil, tetapi hasil resmi belum keluar.
Diberitakan sebelumnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada lokasi penemuan jenazah Alvaro Kiano Nugroho (6) bocah asal Pesanggrahan Jakarta Selatan, yang ditemukan tak bernyawa di Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025).
Dokter spesialis forensik RS Polri Kramat Jati, Mahardika mengatakan berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan lima sampel, termasuk penemuan bagian tubuh yang diduga milik almarhum Alvaro di lokasi kejadian.
Tulang dan sampel ini akan dibawa ke RS Polri untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut.
"Tadi hasil dari olah TKP mendapat beberapa tulang yang diduga adalah anak tersebut sehingga tulang ini akan kami bawa lagi ke RS Kramat Jati untuk diproses lebih lanjut dan diperiksa lebih teliti lagi apakah tulang tersebut punya yang bersangkutan atau bukan," kata Mahardika saat dikonfirmasi, Rabu.
Bagian tulang dan sampel yang ditemukan antara lain rahang bawah berukuran kecil, dan sampel lain yang masih akan dipelajari oleh tim kedokteran forensik.
"Untuk diduga ditemukan ada rahang bawah, di mana di rahang bawah itu untuk skalanya masih kecil sehingga curiganya itu adalah anak-anak sehingga kami perlu merontgen lagi dan koordinasi dengan dokter gigi forensik," kata dia.
Baca tanpa iklan