BPBD Jakarta: 6 RT dan Satu Ruas Jalan Terdampak Banjir Rob, Berikut Datanya
Puncak banjir rob Jakarta 5 Desember genangi Muara Angke & Marina Ancol, 12 wilayah siaga.
Editor:
Glery Lazuardi
Ketinggian air: 15 cm
Kelurahan Pluit: 3 RT terendam banjir
Ketinggian air: 10–30 cm
Jalan RE Martadinata, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok:
Genangan setinggi 40 cm
"Kami mencatat ada enam RT dan satu ruas jalan yang terdampak banjir rob hingga pukul 11.00 WIB," kata dia.
Untuk menanggulangi dampak banjir rob, BPBD DKI Jakarta mengerahkan sejumlah personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.
Selain itu, kata dia, semua unsur mulai dari Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi.
Mereka berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
BPBD DKI mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada potensi genangan.
“Ditargetkan surut dalam waktu cepat. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," tambahnya.
Pantauan di Lokasi
Puncak banjir rob Jakarta diprediksi Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB. Fenomena rob terjadi akibat air laut pasang meluap ke daratan pesisir, bukan karena hujan.
Muara Angke: Jalan Dermaga Ujung 1 tergenang setinggi 10 cm sejak pukul 07.30 WIB. Warga memindahkan motor ke lokasi lebih tinggi, sebagian tetap menerobos genangan.
Marina Ancol: Air laut meluap sejak 08.30 WIB, genangan mencapai 30–40 cm. SPBU Dermaga Marina menghentikan layanan BBM untuk motor dan mobil, hanya melayani kapal.
Pompa air dioperasikan, tanggul karung pasir dipasang, rekayasa lalu lintas dilakukan. Pintu gerbang Marina ditutup sementara, wahana tetap beroperasi normal.