Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone Diduga karena Baterai, Polisi Periksa Karyawan hingga HRD

Polisi periksa sejumlah saksi terkait kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran. Polres Metro Jakpus selidiki apakah ada tindak pidana

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone Diduga karena Baterai, Polisi Periksa Karyawan hingga HRD
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KEBAKARAN GEDUNG DI KEMAYORAN- Petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Baru, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Kebakaran tersebut menyebabkan 22 orang meninggal dunia. Polisi periksa sejumlah saksi terkait kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran. Polres Metro Jakpus selidiki apakah ada tindak pidana. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran di Gedung Terra Drone Kemayoran menewaskan 22 orang, setelah api dari baterai di lantai satu cepat menjalar ke lantai atas dan membuat karyawan terjebak asap.
  • Polisi menyelidiki penyebab pasti, termasuk kemungkinan kelalaian atau keterlibatan pihak lain, serta memeriksa perizinan gedung.
  • Enam saksi, empat karyawan dan dua HRD telah diperiksa, dan hingga kini polisi belum menemukan unsur pidana namun penyelidikan terus berlanjut.

 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi lakukan penyelidikan soal penyebab kebakaran Gedung Terra Drone Jl Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, kebakaran, Selasa (9/12/2025) siang.

Terra Drone Indonesia adalah perusahaan yang menyediakan layanan berbasis drone atau pesawat nirawak yang menyediakan layanan seperti survei udara, inspeksi industri untuk sektor pertambangan, konstruksi, energi, hingga pertanian berbasis drone.

Perusahaan asal Jepang yang berdiri sejak 2016 ini telah beroperasi di 25 negara termasuk Indonesia.

Setelah api berhasil dipadamkan, dilaporkan 22 orang meninggal dunia.

Semua jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

Api mulai terlihat di lantai satu dan merambat hingga ke lantai atas.

Rekomendasi Untuk Anda

Puluhan karyawan pun terjebak di tengah asap.

Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, dari informasi awal, kebakaran dipicu baterai yang terbakar di lantai dasar.

"Pada sekitar pukul 12.30 WIB memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar."

"Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai 1 ini adalah salah satu tempat gudangnya," ujarnya.

Pihaknya pun kini tengah mendalami penyebab kebakaran, apakah ada unsur kelalaian atau tidak.

Baca juga: 22 Korban Meninggal Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Tidak Dites DNA

Kepolisian juga menyelidiki apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kebakaran Selasa siang ini.

"Dari penyebab tersebut kita akan kaji lagi, apakah dihubungkan dengan kelalaian atau ada pihak-pihak lain yang bertanggung jawab."

"Termasuk izin-izin dan sebagainya tentu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Susatyo kepada TribunJakarta.com di lokasi kebakaran, Selasa (9/12/2025).

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sementara itu, pihak Polres Metro Jakpus saat ini telah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Ada empat karyawan dan dua Human Resource Development (HRD) yang telah dimintai keterangan.

"Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan."

"Ada 4 karyawan (saksi) dan 2 dari HRD," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Roby Saputra.

Pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan juga bakal diperiksa untuk mengetahui apakah ada unsur pidana.

"Itu juga nanti kita upayakan komunikasi untuk memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan."

"Apakah ada unsur pidananya, tentu saja kita lakukan penyelidikan," ujarnya.

Saat ini, lanjut Roby, pihaknya masih belum menemukan adanya unsur pidana.

"Untuk sampai saat ini kita belum menemukan unsur pidananya. Kita masih menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam kejadian kebakaran itu," lanjut Roby.

Hanya Ada 1 Pintu

Saat melakukan penyisiran ulang bersama tim forensik, pihaknya menemukan fakta bahwa gedung tersebut hanya memiliki satu akses saja.

"Tadi kita sudah melakukan pemeriksaan ulang dari lantai bawah sampai paling atas."

"Kita temukan bahwa memang masuk dan keluarnya itu hanya melalui pintu bawah di depan itu saja," jelasnya.

Baca juga: Cerita Korban Selamat Kebakaran Gedung Terra Drone, Langsung Lari Begitu Dengar Suara Ledakan

Satu lift juga ikut diperiksa pihak kepolisian, beruntung tak ada korban yang terjebak.

"Ada satu lift kita periksa juga. Untungnya tidak ada korban di dalamnya," tandas Roby.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 22 Orang Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Kebakaran Kantor Terra Drone

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto/Alfarizy Ajie Fadhillah)(TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas