Sosok Michael Wishnu Wardana, Bos Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kebakaran, Lulusan ITB
Berikut sosok dari Michael Wishnu Wardana Siagian, Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia yang jadi tersangka.
Penulis:
Endra Kurniawan
Editor:
Tiara Shelavie
Terra Drone merupakan perusahaan asal Jepang yang bergerak dalam pemanfaatan drone ke berbagai sektor industri mulai pertanian hingga pertambangan.
Terra Drone didirikan oleh Toru Tokushige pada Februari 2016.
Kembali ke Michael Siagian, ia kerap diundang ke sejumlah acara untuk menjadi pembicara.
Ia pernah diundang dalam kegiatan CSR Award 2019 yang berlangsung di Sanur, Bali, pada 1 Agustus 2019.
Michael juga pernah menjadi pembicara dalam acara Foreng 10 denga tema "Future Solution for Lifecycle Construction" yang digelar di Telkom Landmark Tower pada 12-13 November 2019, dikutip dari YouTube WIKA EXO.
Pada 20 November 2020, diundang sebagai pembicara dalam acara Malaysia Drone Tech Festival 2020, dikutip dari akun Instagram @terradrone_id.
Michael juga menjadi pembicara pada Forum Engineering 2020 dengan topik "Drone and Smart Cities" di bulan yang sama.
Dalam acara Aerospace Innovation Summit (AIS) 2023 oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), Michael juga turut diundang sebagai pembicara bersama 12 pakar yang ahli di bidangnya.
Pada Januari 2024, Michael hadir sebagai narasumber Webinar Drone Industry Outlook 2024.
Dikutip dari dgip.go.id, nama Michael pernah tercantum sebagai pendesain Micro Drone Beroda untuk Ruang Terbatas "Zeke01" bersama sejumlah nama lainnya, yakni Yazdi Ibrahim Jenie, Zeke Denver Wouters De Cilva, Javensius Sembiring, Yohanes Bimo Dwianto, Joshua Levin Kurniawan, Ray Ozma, dan Muhammad Luthfi Azzam.
Baca juga: Kekecewaan Keluarga Korban Kebakaran Gedung Terra Drone pada Perusahaan: Tak Ada Kalimat Duka Cita
Kronologi Kejadian
Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, dari informasi awal, kebakaran dipicu baterai yang terbakar di lantai dasar.
"Pada sekitar pukul 12.30 WIB memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar."
"Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai 1 ini adalah salah satu tempat gudangnya," ujarnya.
Pihaknya pun kini tengah mendalami penyebab kebakaran, apakah ada unsur kelalaian atau tidak.
Kepolisian juga menyelidiki apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kebakaran Selasa siang ini.
Baca tanpa iklan