Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warung di Kalibata Dibakar OTK, Polisi Duga Ada Unsur Balas Dendam

Polisi menduga ada unsur balas dendam dalam aksi pembakaran kios di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) malam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Warung di Kalibata Dibakar OTK, Polisi Duga Ada Unsur Balas Dendam
HO/IST/Warta Kota/Ramadhan L Q
PENGEROYOKAN DI KALIBATA - Aksi pembakaran sejumlah warung di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, merebak, Kamis (11/12/2025) malam, setelah dua mata elang atau debt collector di keroyok sejumlah orang di sana hingga salah satunya tewas. Polisi menduga kuat ada hubungan antara pengeroyokan yang menyebabkan seorang mata elang tewas dengan aksi pembakaran warung di depan TMP Kalibata 

Mansur menambahkan, ada enam titik api dalam aksi pembakaran ini.

Beruntung, api bisa segera dipadamkan.

"Kalau lihat dari titik api kurang lebih ada 6 titik api, namun bisa kita padamkan, kebetulan semua pemilik masih ada di sekitar sini," kata Mansur.

Kata Pedagang Sekitar Lokasi

Api pada Kamis malam juga membakar kios Sate Taichan.

Mengutip Wartakotalive.com, Rian selaku pemilik warung Sate Taichan mengatakan bahwa pada saat hendak membuka kios, ia dikabari ada kerusuhan.

"Saya kurang paham ya (siapa yang melakukan), saya cuman dapat laporan ada rusuh gitu," ujar Rian.

Saat aksi pembakaran, ia hendak membuka kiosnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, para karyawannya kabur setelah ada aksi pembakaran.

“Udah mau mulai buka, baru. Anak buah saya juga pada kabur, enggak tahu ke mana," tutur dia.

Kronologi Kejadian

Aksi pengeroyokan matel ini bermula dari kedua korban menghentikan seorang pengendara motor di depan TMP Kalibata.

Tiba-tiba, ada beberapa orang turun dari mobil yang berada di belakang motor tersebut.

Baca juga: Pemilik Warung Hanya Bisa Pasrah Warungnya Dibakar Massa yang Bentrok di Kalibata

Beberapa orang tersebut langsung memukuli matel dengan tangan kosong.

"Ini pengendara mobil di belakang, tiba-tiba mengeroyok gitu. Enggak tahu mungkin mau membantu atau bagaimana," ucap Mansur.

Dari aksi pengeroyokan tersebut satu orang matel meninggal dunia dan satunya alami luka-luka.

"Iya, matel dipukulin. Akhirnya dibawa ke pinggir. Sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup," kata dia.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas