Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orang Tua Murid Trauma usai Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing Jakut

Kegiatan belajar mengajar di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (12/12/2025), dilakukan secara jarak jauh atau daring.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Orang Tua Murid Trauma usai Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing Jakut
istimewa
MOBIL MBG - Satu unit mobil MBG hilang kendali dan menabrak siswa di lapangan upacara SDN Kalibaru 01. Kegiatan belajar mengajar di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (12/12/2025), dilakukan secara jarak jauh atau daring. 

Ringkasan Berita:
  • Mobil pengangkut makanan program MBG menerobos pagar sekolah dan menabrak sejumlah siswa di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.
  • Para orang tua mengaku merasa khawatir dan trauma atas insiden tersebut.
  • Mereka berharap BGN melakukan evaluasi terhadap mekanisme dan kualifikasi sopir mobil pengantar MBG untuk mencegah kejadian serupa terulang.

TRIBUNNEWS.COM - Kegiatan belajar mengajar di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (12/12/2025), dilakukan secara jarak jauh atau daring.

Hal ini imbas peristiwa sebuah mobil pengangkut makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menerobos pagar dan menabrak sejumlah siswa di halaman sekolah.

Pada Jumat pagi, sekolah tampak sepi. Hanya ada beberapa guru yang berada di halaman, sedangkan para murid tidak terlihat seperti biasanya.

Beberapa orang tua datang ke sekolah untuk melihat kondisi terbaru di lokasi.

Mereka mengaku merasa khawatir dan trauma atas insiden yang terjadi pada Kamis (11/12/2025).

Orang tua murid, Elis Kurnia, mengatakan rasa trauma justru lebih dirasakan orang tua dibanding anak-anak. 

Rekomendasi Untuk Anda

Ia bahkan merasa gemetar setiap melihat mobil MBG

Elis menyebut, biasanya mobil MBG berhenti terlebih dahulu di depan masjid sebelum masuk ke area sekolah setelah pagar dibuka.

Akan tetapi, pada hari kejadian, mobil tersebut langsung melaju masuk ke dalam sekolah.

Ia pun berharap ada evaluasi terhadap para sopir mobil MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya melihat mobil MBG jadi gemeteran lagi. Biasanya mobil MBG itu diam dulu, kalau pagar sudah dibuka baru masuk." 

Baca juga: Pasca Kecelakaan di SD Kalibaru, Orangtua Korban Gemetaran saat Lihat Mobil MBG

"Tapi ini kenapa tiba-tiba masuk. Harapannya ke depan sopir-sopir yang belum mahir jangan ditugaskan mengantar," ujarnya, Jumat, dilansir TribunJakarta.com.

Orang tua lain, Andi Muzakir, juga menyampaikan kekhawatiran yang sama.

Andi menyatakan, pihak sekolah memberi informasi bahwa kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilaksanakan setidaknya hingga dua hari ke depan.

Ia berharap kegiatan belajar dapat kembali normal, tetapi meminta agar mobil MBG ditempatkan di luar area sekolah demi keamanan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas