Orang Tua Murid Trauma usai Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing Jakut
Kegiatan belajar mengajar di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (12/12/2025), dilakukan secara jarak jauh atau daring.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Nuryanti
"Namanya orang tua pasti khawatir. Harapannya belajar tetap normal, tapi mobil MBG itu baiknya di luar saja. Biasanya juga begitu, cuma kemarin tiba-tiba masuk. Mungkin karena sopir cadangan," ucapnya.
Para orang tua berharap Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi terhadap mekanisme dan kualifikasi sopir mobil pengantar MBG untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Permintaan Maaf BGN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meminta maaf atas insiden ini.
Ia mengaku bahwa peristiwa tersebut merupakan kelalaian dari pihaknya.
"Ya, pertama saya sampaikan keprihatinan mendalam ya, dan tentu saja permohonan maaf atas kelalaian tugas kami ya," kata Dadan di RSUD Koja, Jakarta Utara, pada Kamis.
Dadan mengatakan, pelayanan MBG di SD Kalibaru 01 Pagi selama ini berjalan dengan baik. Program MBG sudah berjalan sejak Maret lalu di SD tersebut.
Akan tetapi, sopir cadangan yang mengantarkan makanan program MBG kurang pengalaman sehingga terjadi insiden tersebut.
"Namun dalam dua hari ini, sopir utamanya sakit sehingga KSPPG memutuskan untuk ada sopir cadangan."
"Setelah kami cek, alhamdulillah sopirnya memiliki SIM ya, mungkin hanya kurang pengalaman," tuturnya.
Dadan menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Pasalnya, apabila pagar sekolah ditutup, mobil pengangkut makanan MBG akan parkir di depan sekolah.
"Dan biasanya juga mobil itu datang lebih awal dari anak-anak. Jadi ketika anak-anak sudah berbaris dan pintu ditutup untuk yang biasa itu parkir di depan."
"Memang jalannya agak menanjak dan kami perkirakan ada kepanikan ketika pindah gigi dari dua ke satu sehingga salah menginjak pedal," pungkasnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Sehari Usai Mobil MBG Tabrak Siswa, SDN Kalibaru Berlakukan PJJ, Orang Tua Murid Masih Trauma.
(Tribunnews.com/Deni)(TribunJakarta.com/Gerald Leonardo)