Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gedung Terra Drone Terbakar, Polisi Sebut Tak Ada Alarm Kebakaran, Diduga Penyebab Banyaknya Korban

Polisi tak temukan adanya alarm kebakaran di gedung Terra Drone yang terbakar pada Selasa (9/12/2025) siang lalu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gedung Terra Drone Terbakar, Polisi Sebut Tak Ada Alarm Kebakaran, Diduga Penyebab Banyaknya Korban
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KEBAKARAN - Petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Kebakaran tersebut menyebabkan 22 orang meninggal dunia. Polisi tak temukan adanya alarm kebakaran di gedung Terra Drone yang terbakar pada Selasa (9/12/2025) siang lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Polisi menemukan tidak ada alarm kebakaran, pintu darurat, maupun jalur evakuasi di gedung Terra Drone, yang diduga kuat menyebabkan banyaknya korban jiwa.
  • Peringatan kebakaran hanya dilakukan secara manual oleh karyawan, sementara gedung tertutup kaca dan tanpa alat pemecah kaca untuk evakuasi.
  • Polisi memeriksa IMB dan SLF ke Dinas Cipta Karya untuk mendalami dugaan kelalaian agar kejadian serupa tak terulang.

TRIBUNNEWS.COM - Polisi beberkan fakta baru soal terbakarnya gedung Terra Drone beberapa hari lalu.

Pihak kepolisian ternyata tak menemukan adanya alarm kebakaran, pintu darurat, maupun jalur evakuasi di gedung yang terletak di Jl Suprapto, Jakarta Pusat ini.

Hal tersebut diduga jadi penyebab banyaknya korban yang meninggal dunia.

"Seandainya ada sistem peringatan dini, karyawan di lantai atas kemungkinan bisa segera menyelamatkan diri, namun sistem itu tidak ada, sehingga jumlah korban sangat besar," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro.

Untuk mendalami apakah ada unsur kelalaian atau tidak, pihak kepolisian telah memeriksa Dinas Cipta Karya perihal penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). 

Ia pun berharap, kejadian ini tak terulang kembali di kemudian hari.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami berharap agar kejadian ini, atau kejadian serupa tidak terjadi lagi," ucap Susatyo, dikutip dari Wartakotalive.com.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra juga menuturkan, dari keterangan saksi, peringatan kebakaran hanya datang dari karyawan yang berteriak secara manual.

"Alarm kebakaran berdasarkan keterangan saksi tidak ada,"

"Yang tahu ada kebakaran, ada yang lari ke atas sambil memberi tahu ada kebakaran (di) lantai 2 dan sempat membawa salah satu APAR ini ke bawah," lanjutnya.

Selain itu, gedung tersebut tertutup kaca dari lantai dua hingga enam.

Baca juga: 6 Kelalaian Bos Terra Drone hingga Sebabkan Kebakaran yang Tewaskan 22 Orang, Polisi: Tahu Risikonya

Ia menduga, sejumlah korban berusaha memecahkan kaca untuk mendapatkan udara namun gagal karena tak ada alat pemecah kaca.

"Tidak ada pemecah kaca, hingga tidak berhasil memecahkan kaca untuk mengambil udara atau oksigen," ucapnya.

Bos Terra Drone Terancam Penjara Seumur Hidup

Polisi menetapkan Michael Wishnu Wardhana sebagai tersangka terkait kebakaran gedung Terra Drone.

Michael Wishnu Wardhana merupakan Direktur Utama (Dirut) PT Terra Drone Indonesia dan diamankan polisi pada Rabu (10/12/2025) malam oleh Polres Metro Jakarta Pusat.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas