Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kipas Gagang dan Senyum Pedagang di Tengah Cuaca Terik Natal di Katedral

Cuaca terik di Natal Katedral Jakarta, pedagang kipas kecil mengais rezeki, interaksi jemaat jadi warna human interest perayaan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kipas Gagang dan Senyum Pedagang di Tengah Cuaca Terik Natal di Katedral
(DOK. OXVA)/Rizki Sandi Saputra
PEDAGANG KIPAS DAN NATAL - Seorang pedagang kipas gagang menawarkan dagangannya kepada jemaat Misa Natal di halaman Gereja Katedral Jakarta, Kamis siang (25/12/2025), di tengah cuaca terik. Momen Natal menjadi ruang pedagang kecil mengais rezeki di sela ibadah jemaat. 

Ringkasan Berita:
  • Jemaat berdesakan di bawah tenda kanopi, pedagang kipas sigap menawarkan dagangan sederhana.
  • Cuaca terik jadi latar, interaksi tawar-menawar pedagang dan jemaat mencuri perhatian.
  • Senyum pedagang kecil terpancar, mengais rezeki di balik khidmat misa Natal.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Terik matahari menyambut Natal di Gereja Katedral Jakarta; jemaat mencari teduh, pedagang kipas tersenyum menawarkan dagangan.

Cuaca panas menyelimuti kawasan Gereja Katedral Jakarta pada Hari Natal, Kamis (25/12/2025).

Jemaat yang datang untuk mengikuti misa siang tampak bergegas masuk ke dalam gereja atau duduk di bawah tenda kanopi yang disiapkan panitia. 

Suasana khidmat doa di dalam gereja berpadu dengan hiruk-pikuk di luar, di mana pedagang kaki lima menawarkan dagangan sederhana.

Pedagang kipas gagang, bando tanduk rusa, dan topi khas Natal sigap mendekati jemaat.

“Ini kak kipasnya, di dalam panas, gerah,” teriak seorang pedagang berulang kali.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa jemaat berhenti, menawar harga, lalu membeli.

Raut wajah pedagang langsung sumringah setiap kali dagangan berpindah tangan.

Rudi (46), salah satu pedagang kipas, mengaku penjualannya lumayan sejak malam Natal.

“Kemarin bisa laku enam kipas. Ya kita pasrah saja, insyaAllah ada yang beli,” ujarnya.

Selain kipas, Rudi juga menjajakan bando tanduk rusa. 

Menurutnya, dua barang itu paling diminati jemaat selama perayaan.

“Ini sama kipas aja yang lumayan,” katanya sambil mengangkat bando berwarna merah.

Baca juga: Viral Kabar Bali Sepi Wisatawan, Kemenpar: Mudah-mudahan Hanya Narasi di Medsos

Sejumlah jemaat tampak menggunakan kipas sederhana untuk mengurangi rasa gerah saat menunggu di bawah tenda kanopi.

Ada pula yang memilih berswafoto di dekat pohon Natal daur ulang yang menghiasi halaman Katedral.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas