Isi Libur Natal dan Tahun Baru, Sejumlah Mahasiswa Jadi 'Customer Service Mobile' di Stasiun Senen
Para penumpang yang dibantu Hafshah kerap menemui kesulitan untuk mencetak tiket, melakukan pembayaran, atau bahkan tidak mengetahui denah stasiun
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Muhammad Zulfikar
Franoto menyebut data pemesanan menunjukkan tren kepadatan masih akan berlanjut hingga akhir Desember.
Okupansi kereta api pada 27 dan 28 Desember tercatat masing-masing 73 persen, sementara periode 29 hingga 31 Desember berada di kisaran 65 persen.
Dari sisi pergerakan penumpang, total penumpang naik dan turun di wilayah Daop 1 Jakarta pada Jumat pagi mencapai 44.987 penumpang naik dan 40.088 penumpang turun.
Pantauan Tribunnews di lokasi, para penumpang memadati ruang tunggu Stasiun Pasar Senen. Kursi-kursi di ruang tunggu tersebut hampir terisi semua.
Mereka banyak yang datang membawa tas besar baik itu koper, ransel, hingga carrier.
Beberapa penumpang juga terlihat lalu lalang di memasuki atau keluar peron. Para porter Stasiun Pasar Senen ada yang sibuk membantu para penumpang, atau bahkan berdiri menawarkan jasa mereka.
Diketahui, selama periode Nataru, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 1.732 perjalanan kereta api, meningkat sekitar 10 persendibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencatat 1.577 perjalanan.
"Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang," kata dia.
Secara kumulatif selama sembilan hari masa angkutan Nataru, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani 357.223 penumpang naik dan 315.025 penumpang turun untuk layanan kereta api jarak jauh.
Untuk tujuan perjalanan, kota-kota seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto masih menjadi destinasi favorit penumpang selama libur Natal.
"Kami mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan identitas dan jadwal perjalanan sesuai tiket, serta memanfaatkan layanan boarding face recognition guna mempercepat proses keberangkatan," tandasnya.
Baca tanpa iklan