Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok
Pemeriksaan pelapor dan saksi-saksi lainnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/1/2026) besok.
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Polda Metro Jaya menjadwalkan klarifikasi terhadap pelapor Y terkait dugaan penipuan trading kripto oleh influencer Timothy Ronald.
- Korban mengaku membeli coin manta senilai Rp3 miliar pada Januari 2024 karena dijanjikan keuntungan 300–500 persen, namun harganya justru turun.
- Akibat kerugian tersebut, korban melaporkan kasus ini ke polisi dan pemeriksaan dijadwalkan pada 13 Januari 2026.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Polda Metro Jaya menjadwalkan klarifikasi terhadap Y, pelapor influencer Timothy Ronald terkait dugaan penipuan trading kripto.
Y melaporkan Timothy Ronald pada Jumat (9/1/2026).
Pemeriksaan pelapor dan saksi-saksi lainnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/1/2026) besok.
Baca juga: Siapa Timothy Ronald? Influencer yang Dilaporkan karena Dugaan Penipuan Trading Kripto
"Sudah ada upaya dari penyidik untuk melakukan undangan klarifikasi kepada pelapor beserta saksi-saksi dan akan dijadwalkan Selasa besok, 13 Januari 2026," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (12/1/2026).
Dalam laporannya, korban mengaku bahwa mulanya ia ditawari trading kripto.
Pada Januari 2024, korban diberikan sinyal untuk membeli coin manta dengan iming-iming janji meningkat 300-500 persen.
Korban lalu membeli coin manta sebesar Rp 3 miliar.
Namun, harga coin manta justru turun dan korban merasa dirugikan hingga memutuskan membuat laporan.
"Yang bersangkutan mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar karena ada janji terhadap keuntungan potensi naik 300 sampai dengan 500 persen," ungkap Budi.
Sosok Timothy Ronald
Timothy Ronald adalah influencer finansial dan investor muda yang lahir di Tangerang pada 22 September 2000.
Pria yang dijuluki sebagai 'Raja Kripto' ini mulai berinventasi saat masih remaja.
Timothy kemudian mendirikan platform edukasi investasi bersama Felicia Putri Tjiasaka dan Raymond Chin yang diberi nama Ternak Uang
Platform ini sempat sangat viral sebelum akhirnya ia memutuskan untuk keluar dan berfokus pada proyek pribadinya.
Baca juga: Kasus Dugaan Penipuan Kripto Miliaran Dilaporkan ke Polisi, Nama Raja Kripto Indonesia Terseret
Setelah itu, ia mendirikan Akademi Crypto pada akhir tahun 2022.
Menjelang akhir tahun 2025, Timothy memperkenalkan Ronald Media, sebuah perusahaan media dan kreatif yang didirikannya.