Polda Metro Jaya Usut Dugaan Fitnah Bos Kripto Indodax di Media Sosial
Penyelidik sudah mengambil keterangan dari Oscar Darmawan sebagai pelapor pada Kamis pekan lalu.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Polda Metro Jaya memproses pengaduan polisi yang dibuat CEO Indodax Oscar Darmawan terkait dugaan penghinaan dan fitnah terhadap dirinya di media sosial.
- Penyelidik sudah mengambil keterangan dari Oscar Darmawan sebagai pelapor pada Kamis pekan lalu.
- Pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald serta seorang trader kripto bernama Kalimasada disebut-sebut dalam laporan tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menerima laporan polisi CEO Indodax Oscar Darmawan terkait dugaan penghinaan dan fitnah terhadap dirinya yang diunggah oleh akun anonim di media sosial.
Oscar Darmawan membuat laporan resmi ke polisi pada Jumat 9 Januari 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto bilang saat ini proses penyelidikan masih berjalan.
"Saudara OAD melaporkan dugaan tindak pidana penghinaan terhadap nama baik/ fitnah melalui media elektronik yang disebarkan melalui sebuah akun media sosial anonim," ucapnya kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).
Penyelidik sudah mengambil keterangan dari Oscar Darmawan sebagai pelapor pada Kamis pekan lalu.
Penyelidik akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain. "Perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya.
Polisi belum mengungkap sosok anonim yang mencemarkan nama baik sang pelapor. "Iya (terlapor) masih lidik," ujar Budi.
Sebelumnya, akun resmi media sosial X milik Oscar Darmawan, yaitu @OscarDarmawan, mengunggah postingan sebuah laporan polisi.
Oscar merasa dirugikan karena namanya diseret dalam perkara kripto yang heboh belakangan dan menyatakan sudah berkoordinasi berulang kali untuk kepentingan penyelidikan.
"Siapa pun yang terlibat: pengelola akun, sumber pendanaan, pihak yang meramaikan 'giveaway', admin, hingga pihak yang mem-'backing' operasional silakan bersiap. Seluruhnya sudah masuk dalam radar. Proses hukum berjalan," terang Oscar melalui akun medsosnya.
Baca juga: Forensik Ponsel dan Penelusuran Kejahatan Kripto, Kenali Sisi Gelapnya
Dia memastikan jejak digital tidak pernah hilang, identitas hanya soal waktu, penjemputan bukan ancaman itu prosedur.
Indodax merupakan perusahaan berbasis teknologi yang mempertemukan penjual dan pembeli aset kripto terbesar di Indonesia dengan lebih dari 7,5 juta member, memperjualbelikan lebih dari 400 jenis aset kripto serta 10 juta pengunjung per bulannya.
Kasus Kripto Timothy Ronald
Belakangan kasus kripto menjadi sorotan publik, Polda Metro Jaya sebelumnya menerima laporan polisi atas kasus dugaan penipuan trading kripto yang dilaporkan oleh seseorang berinisial Y.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan memanggil pelapor untuk dimintai klarifikasinya atas laporan tersebut.