Dua Pelaku Pembunuhan Pegawai RSPAU Halim Perdanakusuma Ditangkap Saat Sembunyi di Warung Cianjur
Pegawai RSPAU Halim tewas berselimut di kontrakan Bekasi. Barang berharga raib, dua pelaku ditangkap di warung Cianjur saat pelarian.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Pegawai RSPAU Halim ditemukan tewas berselimut di kontrakan
- Barang berharga korban raib, polisi ungkap unsur kekerasan
- Dua pelaku ditangkap di warung Cianjur saat pelarian
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua terduga pelaku pembunuhan pegawai RSPAU Halim Perdanakusuma, NHW (33).
Keduanya diciduk saat berada di sebuah warung di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam pelarian setelah kasus pembunuhan.
Kematian misterius NHW yang penuh tanda tanya akhirnya terkuak lewat jejak pelarian dua terduga pelaku hingga penangkapan dramatis di warung Cianjur.
Tewas di Kontrakan, Barang Berharga Raib
Korban ditemukan tewas di kontrakan kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (4/2/2026).
Saat ditemukan, NHW dalam posisi telentang di atas kasur, berselimut, dengan kondisi tubuh sudah menghitam.
Sejumlah barang berharga korban hilang, termasuk sepeda motor Honda Vario, laptop, dan dua telepon genggam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan indikasi pembunuhan menguat setelah polisi menemukan unsur kekerasan pada tubuh korban.
“Korban ini dibunuh oleh beberapa orang. Motifnya masih didalami,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Penangkapan di Warung Cianjur
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menyebut dua pelaku berinisial AR dan AA ditangkap Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.
Penangkapan dilakukan saat keduanya berada di sebuah warung di Jalan Argabinta, Kabupaten Cianjur, dalam rangka pelarian.
Polisi berhasil melacak keberadaan mereka dan melakukan penangkapan tanpa perlawanan.
Kronologi Penemuan Jasad
- Rekan kerja korban, Safa’atul Rohma, curiga karena NHW tak masuk kerja sejak Senin (2/2/2026) dan sulit dihubungi.
- Rabu (4/2/2026), ia mendatangi kontrakan korban bersama pemilik kontrakan Slamet (62).
- Saat pintu dibuka dengan kunci cadangan, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Listrik di kontrakan padam karena token habis, sementara AC dan lampu masih menyala.
- Polisi kemudian melakukan olah TKP bersama tim Inafis Polres Metro Bekasi Kota dan Satpom Halim PK.
Baca juga: Tawuran Buncit Raya Jaksel Bikin Geger, Enam Pemuda Mabuk Ditangkap Polisi
Dikenal Sosok Pendiam
NHW dikenal sebagai sosok pendiam, sopan, dan rajin olahraga.
Pemilik kontrakan Slamet menyebut korban gemar lari jarak 5–10 kilometer dan rutin nge-gym.
“Orangnya baik, sopan, cuma pendiam. Temannya banyak dari komunitas olahraga,” kata Slamet.
Tetangga korban, Ayu (29), juga menggambarkan NHW sebagai pribadi tertutup yang jarang berinteraksi dengan warga sekitar.
Baca tanpa iklan