Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Melihat Tradisi Melepas Burung Pipit untuk Buang Sial dan Panggil Hoki Saat Imlek

Tradisi melepas burung, merupakan budaya ritual keagamaan umat Tionghoa saat merayakan Tahun Baru Imlek. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Melihat Tradisi Melepas Burung Pipit untuk Buang Sial dan Panggil Hoki Saat Imlek
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
IMLEK 2026 - Jube (kiri) dan keluarga melakukan ritual melepas burung saat Imlek usai berdoa di Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Tradisi melepas burung menjadi bagian ritual umat Tionghoa saat Imlek, seperti yang terlihat di Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok. 
  • Penjual burung di sekitar vihara menjual pipit seharga Rp1.700 per ekor dan merpati Rp270 ribu per pasang (untuk simbol mencari jodoh). 
  • Saat Imlek, penjualan melonjak drastis dengan 10–20 ribu burung terjual, dan pembelian bisa mencapai 100 hingga 1.000 ekor per pembeli.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tradisi melepas burung, merupakan budaya ritual keagamaan umat Tionghoa saat merayakan Tahun Baru Imlek

Pemandangan itu banyak ditemukan di rumah peribadatan, termasuk di Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026). 

Jube, pria keturunan Tionghoa asal Kemayoran, adalah salah satu yang melaksanakan ritual itu. 

Usai berdoa bersama, Jube dan keluarga menghampiri penjual burung yang biasa berjualan di samping vihara. 

Tak sampai lima menit, puluhan burung pipit dalam sebuah kotak kini sudah ada di tangan Jube, siap dilepaskan. 

Ritual ini rutin ia lakukan setiap tahun. Total 100 burung yang Jube dan keluarga lepas. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Angka bagus saja (100), pokoknya jangan angka 4," kata Jube di lokasi usai melaksanakan ritual.

Juba memercayai melepas burung saat Imlek merupakan tanda kebebasan. Serta membuang jauh kesialan dan memanggil keberuntungan. 

"Melambangkan kebebasan sebenarnya, buang sial, bawa hoki," jelasnya. 

Jube bersama tiga orang keluarga tampak bersama-sama membuka kotak berisikan burung

Saat kotak dibuka, secepat kilat burung-burung mengapak sayap dan terbang bebas. 

Tak lupa Jube meminta bantuan orang lain untuk mengabdikan momen mereka melepaskan burung

Memasuki Tahun Kuda Api, Jube berharap ia dan keluarga selalu dalam keadaan sehat dan dapat rezeki berlimpah. 

Terpisah, Rizki, penjual burung yang berlokasi tepat di sebelah Vihara Dharma Bhakti mematok harga burung pipit Rp.1.700 per ekor

Selain itu dia juga menjual jenis burung lainnya. Merpati dibanderol dengan harga Rp270 ribu per pasang. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas