Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Ingatkan Kegiatan SOTR Jangan Sampai Meresahkan Masyarakat

Polda Metro Jaya sejauh ini belum memberikan larangan terhadap kegiatan Sahur On The Road (SOTR).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Polisi Ingatkan Kegiatan SOTR Jangan Sampai Meresahkan Masyarakat
HO/IST/warta kota
Foto ilustrasi SOTR - Foto dokumentasi Tribunnews.com yang memperlihatkan rombongan peserta Sahur On The Road (SOTR) mendapat pengawasan dari polisi. SOTR seringkali meresahkan warga meski niatnya baik. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi di Jakarta mengingatkan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) jangan sampai meresahkan masyarakat.
  • SOTR harus menjadi kegiatan positif bukan sebaliknya.
  • Polisi juga mengimbau masyarakat, termasuk orang tua, mengawasi aktivitas anak-anaknya selama Ramadan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya sejauh ini belum memberikan larangan terhadap kegiatan Sahur On The Road (SOTR).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa SOTR harus menjadi kegiatan positif bukan sebaliknya.

Pihak kepolisian akan melakukan patroli untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan ketertiban masyarakat.

“Harusnya memberikan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan tapi malah dijadikan kongko-kongko, minum-minuman keras, bahkan memicu aksi tawuran,” ujar Kombes Budi kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).

Budi mengingatkan agar SOTR tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

“Banyak tempat-tempat yang akhirnya menimbulkan kerawanan. Ada rasa ketakutan di masyarakat tempat itu jadi tongkrongan bukan hal semestinya, bahkan mengkonsumsi miras yang mengganggu,” ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Potensi gangguan Kamtibmas selama bulan suci Ramadan menjadi tantangan karena aktivitas warga akan meningkat di waktu tertentu.

Hal ini dinilai menjadi titik rawan.

“Perputaran ritme pola hidup di bulan suci Ramadan ini pasti akan berbeda. Artinya ada peningkatan aktivitas masyarakat dan perekonomian, di situ juga ada kemungkinan munculnya gangguan kamtibmas,” kata dia.

Namun polisi memberikan imbauan agar kegiatan dilakukan sesuai ketentuan.

“Banyak orang ingin berbagi rezeki kepada masyarakat lain. Harap ini benar-benar digunakan untuk hal-hal yang sesuai pada ketentuannya,” katanya.

Dia meminta kegiatan berbagi diatur dengan baik, termasuk jumlah kendaraan yang konvoi dan sasaran penerima.

“Diatur regulasinya, arus lalu lintasnya, konvoinya berapa banyak kendaraan, tepat sasaran ke mana. Jangan konvoi nggak karu-karuan,” ujar dia.

Budi juga mengimbau masyarakat, termasuk orang tua, mengawasi aktivitas anak-anaknya selama Ramadan.

“Lebih baik kita melaksanakan kegiatan di bulan suci Ramadan dengan memberikan kebaikan dan manfaat bagi orang banyak, bukan malah menimbulkan dampak negatif,” katanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas