Bocah Balita yang Jadi Pemulung di Cakung Jaktim Diantar ke Rumah Ibunda di Sumedang
Bocah tersebut mengatakan ayahnya kini mendekam di penjara, sementara sang ibu menikah lagi.
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Dua bocah berinisial F (4) dan N (3) ditemukan hidup terlantar di lapak pemulung di Cakung, Jakarta Timur setelah ayah mereka dipenjara dan ibunya menikah lagi.
- Mereka tinggal bersama neneknya dan memulung botol bekas untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
- Polisi kemudian mengantar kedua anak tersebut untuk kembali tinggal bersama ibu mereka di Sumedang, Jawa Barat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- F (4) dan N (3) terlantar karena ditinggal orangtuanya. Keduanya tinggal di lapak pemulung semipermanen di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Dalam video yang beredar tampak seorang pria pengemudi truk awalnya menanyakan keberadaan kedua orangtua.
Bocah tersebut mengatakan ayahnya kini mendekam di penjara, sementara sang ibu menikah lagi.
"Ke penjara, bapakku ke penjara. Kalau mamah nikah lagi," kata bocah laki-laki menjawab pertanyaan pria perekam video.
Dia juga menjelaskan bahwa kini tinggal bersama sang nenek, dan memulung botol-botol bekas untuk membantu neneknya agar dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kondisi ini membuat pria perekam video iba, hingga akhirnya dia menyerahkan sejumlah uang untuk membantu bocah tersebut memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Kalau dapat botol dijual? Sudah sekolah?" tanya pria perekam video.
"Enggak, dikumpulin dulu. Belum (sekolah)," jawab bocah dengan wajah polos.
Berdasarkan penelusuran jajaran Polres Metro Jakarta Timur, bocah laki-laki dalam video yang viral berinisial F (4) warga kawasan Industri Pulogadung, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung.
Penjelasan Kapolres
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal mengatakan F tinggal bersama adiknya N dan sang nenek yang juga merupakan pemulung pada sebuah lapak semi permanen.
"Kondisi keluarga mereka memprihatinkan. Ayah F sedang menjalani proses hukum di Polres Bekasi. Ibunya menikah kembali dan tinggal di Sumedang, Jawa Barat," kata Alfian, Jumat (13/3/2026).
Polres Metro Jakarta Timur menyatakan telah berkomunikasi melalui video call dengan ibu dari F dan N, hasilnya ibunda F menyatakan bersedia merawat kembali kedua anaknya.
Baca juga: Saat Para Pemulung Diajak Bukber di Hotel Berbintang Bersama Tokoh Perempuan
Sehingga pada Kamis (12/3/2026) F dan N sudah diantar menggunakan mobil dinas kepolisian agar dapat tinggal kembali bersama ibunya di wilayah Sumedang, Jawa Barat.
Polres Metro Jakarta juga sudah berkoordinasi dengan Polres dan Dinas Sosial Sumedang untuk memastikan agar kedua bocah itu mendapatkan pengasuhan yang baik.
Baca tanpa iklan