Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Data Sementara Basarnas: 85 Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur Selamat, 7 Meninggal 

Data Basarnas jumlah korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur tercatat sebanyak 92 orang, 85 korban luka-luka dan 7 dinyatakan meninggal dunia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
zoom-in Data Sementara Basarnas: 85 Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur Selamat, 7 Meninggal 
TRIBUNNEWS/HERUDIN
EVAKUASI KORBAN - Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Data Basarnas jumlah korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur tercatat sebanyak 92 orang, 85 korban luka-luka dan 7 dinyatakan meninggal dunia. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Seluruh korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Mereka dievakuasi ke RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, serta RS Polri Kramat Jati.

EVAKUASI KORBAN - Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). TRIBUNNEWS/HERUDIN
EVAKUASI KORBAN - Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan operasi SAR masih terus difokuskan pada pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta.

"Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan yang ada," kata Desiana dalam keterangan resmi Basarnas pada Selasa (28/4/2026).

"Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin," pungkasnya.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan yang melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas