Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

UPDATE Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek: Korban Meninggal Dunia 15 Orang

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di perlintasan Stasiun Bekasi Timur bertambah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Wahyu Aji
zoom-in UPDATE Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek: Korban Meninggal Dunia 15 Orang
Tribunnews/Jeprima
EVAKUASI GERBONG KRL - Sejumlah petugas KAI melakukan evakuasi gerbong KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Petugas melakukan pemotongan gerbong KRL saat melakukan evakuasi korban tabrakan tersebut. Sebagai informasi dalam insiden tersebut ada tujuh penumpang meninggal dunia ementara 81 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Tribunnews/Jeprima 

Ringkasan Berita:
  • Budi Hermanto menyampaikan korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di Bekasi menjadi 15 orang, dengan total korban luka dan meninggal mencapai 91 orang.
  • Tim di RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri telah menerima 10 kantong jenazah dan melakukan identifikasi melalui pencocokan data antemortem dan postmortem.
  • Masyarakat yang kehilangan anggota keluarga diminta melapor ke posko antemortem, sementara hasil identifikasi akan diumumkan setelah proses rekonsiliasi selesai.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di perlintasan Stasiun Bekasi Timur bertambah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan per Selasa (28/4/2026) siang ini jumlah korban meninggal dunia menjadi 15 orang.

Menurutnya rincian korban meninggal dunia di antaranya 10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD bekasi , 1 jenazah di RS Bela, dan  1 jenazah di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur.

Kombes Budi menuturkan untuk korban luka-luka tercatat sebanyak 76 orang.

"Total korban luka dan meninggal dunia 91 orang," ungkapnya.

RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebanyak 10 kantong jenazah telah diterima sejak Selasa (28/04/2026) pukul 03.00 WIB.

Kepala RS Bhayangkara, Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan.

Hingga saat ini, tujuh keluarga korban telah melapor ke Posko Antemortem untuk memberikan data terkait anggota keluarga yang hilang.

Menurut Prima, proses identifikasi dilakukan dengan metode pencocokan data antemortem dari pihak keluarga dengan data postmortem yang diperoleh dari jenazah. 

Proses ini melibatkan tim gabungan dari Pusident Polri, Polda Metro Jaya, Polres, hingga Mabes Polri.

Ia menjelaskan, setelah seluruh data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi guna memastikan kecocokan sebelum identitas korban diumumkan secara resmi.

Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Posko Antemortem. 

Keluarga diminta membawa data pendukung seperti foto korban (terutama yang memperlihatkan kondisi gigi), identitas diri, ijazah, maupun dokumen lain yang memuat data sidik jari.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas