Viral Lomba Rasis Hadiah Rp100 Ribu, Pembuat Acara Ternyata Anak Perwira Polisi
Polda Jateng periksa L, perempuan dewasa pelaku konten viral “lomba komentar rasis” berhadiah Rp100 ribu di media sosial.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Direktorat Siber Polda Jateng memeriksa L, perempuan dewasa yang diduga membuat konten viral “lomba komentar rasis” berhadiah Rp100 ribu.
- Kabid Humas Kombes Pol Artanto menegaskan L bukan anak anggota Polrestabes Semarang, melainkan anak perwira menengah Polri berpangkat Kompol di Jateng dan Akpol
TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Siber Polda Jawa Tengah akhirnya memeriksa seorang perempuan dewasa berinisial L yang diduga menjadi pelaku di balik konten viral “lomba komentar rasis” berhadiah Rp100 ribu di media sosial.
Kasus tersebut sebelumnya memicu kemarahan publik karena dalam video yang beredar, perempuan itu diduga menantang proses hukum sambil mengaku berasal dari keluarga polisi berpangkat tinggi.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, membenarkan bahwa pemeriksaan terhadap L saat ini tengah berlangsung.
“Polda Jawa Tengah, khususnya Direktorat Siber, sudah melakukan penyelidikan terhadap informasi yang ada. Jadi membenarkan bahwa hasil penyelidikan itu ada,” ujar Artanto di Mapolda Jateng, Senin (18/5/2026).
Baca juga: Pengendara Motor Masuk Jalan Tol Batang, Ngaku Tidak Tahu, Video Bonceng Tiga Lawan Arah Viral
Sosok Pembuat Lomba Rasis
Artanto menegaskan bahwa perempuan tersebut bukan anak anggota Polrestabes Semarang seperti narasi yang ramai beredar di media sosial.
Namun, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa L merupakan anak seorang perwira menengah Polri berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang bertugas di lingkungan Akademi Kepolisian dan Polda Jawa Tengah.
“Yang bersangkutan bukan anak polisi dari Polrestabes Semarang. Namun anak seorang anggota berpangkat Kompol di Jawa Tengah dan juga Kompol di Akpol,” ungkapnya.
Menurut polisi, L sudah berusia dewasa dan kini tengah menjalani pemeriksaan mendalam terkait isi unggahan yang viral tersebut.
Penyidik Dalami Motif Pembuatan Lomba
Penyidik Direktorat Siber mendalami konten video, narasi yang disampaikan, hingga motif di balik pembuatan unggahan bernuansa SARA itu.
“Yang didalami masalah kontennya, kemudian dari konten tersebut narasinya apa yang disebutkan, dan juga motivasi dan sebagainya. Ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Siber,” jelas Artanto.
Polisi juga menyebut akun media sosial yang sebelumnya viral diduga milik L kini sudah dihapus atau diturunkan oleh pemiliknya setelah kasus tersebut menjadi sorotan publik.
Dari penelusuran, akun Instagram yang diduga terkait kasus itu bernama @_redblood. Namun akun tersebut kini sudah tidak dapat ditemukan.
Kasus ini bermula dari video viral sejak Rabu (6/5/2026) yang memperlihatkan seorang perempuan menggelar “lomba komentar rasis” dengan iming-iming hadiah uang tunai Rp100 ribu.
Dalam potongan video yang beredar, perempuan itu juga sempat melontarkan ucapan bernada menantang terkait proses hukum.
“Apa dikasusin, apa-apa dikasusin? Saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi, dan bukan pangkat rendah,” ucap perempuan dalam video viral tersebut.