Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sopir Taksi yang Terlibat dalam Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Selamat, Kini Diamankan Polisi

Sopir taksi Green SM yang diduga menjadi pemicu kecelakaan selamat dan saat ini diamankan di Polres Metro Bekasi Kota

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Sopir Taksi yang Terlibat dalam Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Selamat, Kini Diamankan Polisi
Tribunnews/Jeprima
TAKSI GREEN SM - Kondisi mobil taksi Green SM usai tertabrak kereta KRL di kawasan perlintasan kereta Ampera, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Taksi listrik Green SM Indonesia menjadi sorotan setelah musibah tabrakan Kereta Argo Bromo yang menghantam KRL commuterline di Stasiun Bekasi Timur. Sebab, sebelum kejadian tersebut, ternyata didahului peristiwa tabrakan lain tak jauh dari stasiun yang melibatkan operator taksi Green SM. Tribunnews/Jeprima 

Ia mengungkapkan bahwa seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan.

Hingga saat ini, tujuh keluarga korban telah melapor ke Posko Antemortem untuk memberikan data terkait anggota keluarga yang hilang.

Menurut Prima, proses identifikasi dilakukan dengan metode pencocokan data antemortem dari pihak keluarga dengan data postmortem yang diperoleh dari jenazah. 

Proses ini melibatkan tim gabungan dari Pusident Polri, Polda Metro Jaya, Polres, hingga Mabes Polri.

Ia menjelaskan, setelah seluruh data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi guna memastikan kecocokan sebelum identitas korban diumumkan secara resmi.

Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Posko Antemortem. 

Keluarga diminta membawa data pendukung seperti foto korban (terutama yang memperlihatkan kondisi gigi), identitas diri, ijazah, maupun dokumen lain yang memuat data sidik jari.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam prosesnya, tim menemukan sejumlah kendala, terutama pada beberapa jenazah yang belum dapat langsung teridentifikasi saat pemeriksaan awal. 

Hal tersebut disebabkan kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Meski demikian, secara umum kondisi jenazah dinilai masih memungkinkan untuk dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh.

Pihak RS Bhayangkara memastikan hasil identifikasi akan segera diumumkan setelah seluruh tahapan pencocokan data selesai dilakukan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas