Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keberadaan Sopir Taksi Green SM saat Tabrakan Kereta di Bekasi, Langsung Selamatkan Diri

Sosok sopir taksi Green SM menjadi perhatian publik setelah tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Keberadaan Sopir Taksi Green SM saat Tabrakan Kereta di Bekasi, Langsung Selamatkan Diri
Tribunnews/Jeprima
TAKSI GREEN SM - Kondisi mobil taksi Green SM usai tertabrak kereta KRL di kawasan perlintasan kereta Ampera, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Taksi listrik Green SM Indonesia menjadi sorotan setelah musibah tabrakan Kereta Argo Bromo yang menghantam KRL commuterline di Stasiun Bekasi Timur. Sebab, sebelum kejadian tersebut, ternyata didahului peristiwa tabrakan lain tak jauh dari stasiun yang melibatkan operator taksi Green SM. 

Ringkasan Berita:
  • Sosok sopir taksi Green SM menjadi perhatian publik setelah tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
  • Mobil yang dikendarai sopir itu diduga menjadi awal rangkaian kecelakaan fatal tersebut.
  • Sopir sempat menerobos palang, yang berujung kendaraannya mogok di tengah perlintasan.

TRIBUNNEWS.COM - Kereta api menjadi bagian penting dalam sejarah mobilitas di Indonesia.

Namun, di balik perkembangannya, perkeretaapian nasional juga pernah mencatat sejumlah tragedi besar.

Sejumlah peristiwa di masa lalu bahkan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Tragedi itu menjadi catatan penting dalam perkembangan sistem transportasi rel nasional.

Kini peristiwa kecelakaan kereta api kembali menjadi sorotan nasional.

Hal itu setelah adanya insiden yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam.

Rekomendasi Untuk Anda

Jumlah korban meninggal dunia tercatat 15 orang, sedangkan 84 lainnya dilaporkan luka-luka.

Tragedi itu bermula dari mobil taksi Green SM yang mogok di perlintasan kereta api.

Meski alarm peringatan kedatangan KRL sudah berbunyi, mobil itu tetap melaju menerobos palang yang telah ditutup oleh warga.

Warga sudah berupaya mendorong mobil itu dari perlintasan, namun tak berhasil.

Dalam kondisi itulah, KRL yang melintas menabrak mobil tersebut. Akibatnya, KRL terhenti lama.

Baca juga: DPR Desak Usut Taksi Hijau Pemicu Tragedi Kereta Bekasi: Sering Ugal-ugalan

Setelah kejadian itu, ada KRL lain yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Namun, beberapa saat kemudian, muncul KA Argo Bromo yang melaju kencang dan menghantam rangkaian KRL. 

Gerbong khusus perempuan hancur setelah ditembus lokomotif KA Argo Bromo Anggrek.

Setelah kejadian, perhatian publik tertuju pada sosok sopir taksi Green SM, yang diduga menjadi awal rangkaian kecelakaan fatal itu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas