Wujudkan Jakarta Bersih, Pemprov DKI Ajak Warga Pilah Sampah
Pemprov DKI Jakarta gandeng warga pilah sampah demi kurangi beban TPST Bantargebang sekaligus wujudkan kota hijau berkelanjutan.
Penulis:
Fransisca Andeska
Editor:
Content Writer
“Di sini, setiap RT punya dua hingga empat titik drop point untuk memudahkan warga membuang sampah organik yang telah dipilah dari rumah. Sampah organik yang terkumpul dibawa ke TPS 3R untuk diolah menjadi bubur pakan ternak seperti maggot, ayam, dan bebek. Jadi sampah tidak langsung dibuang ke RDF atau Bantargebang, tetapi dimanfaatkan kembali,” jelas Ahmad.
Sementara itu, Ketua RW 07 Kelurahan Rorotan, Idil Adha, mengatakan awalnya keterlibatan warga hanya 5 persen. Tapi, dengan sosialisasi yang baik, kini melonjak drastis hingga mencapai 97 persen.
“Awalnya banyak keluhan dari warga karena merasa sudah membayar iuran sampah tetapi masih diminta memilah. Namun setelah terus diberikan edukasi dan pemahaman, alhamdulillah sekarang hampir seluruh warga ikut bergerak,” kenang Idil.
Manfaat positif gerakan memilah sampah dirasakan Tina, warga RT 004 RW 07 Kelurahan Rorotan. Menurutnya, program yang berjalan sejak Januari ini sangat membantu mewujudkan Jakarta bersih.
“Manfaatnya sangat terasa karena pengangkutan sampah jadi lebih mandiri dan sampah organik bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak. Tantangannya memang harus sabar mengedukasi warga. Sekarang pengurangan sampah di TPS sudah mulai terlihat,” jelas Tina.
Baca juga: Peringati Hardiknas 2026, Pemprov DKI Tuntaskan Pemutihan 2.026 Ijazah Siswa yang Tertahan