Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pakaian Ludes Dilahap Api, Warga Korban Kebakaran di Kemayoran Berharap Bantuan

Kebakaran hebat melanda kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pakaian Ludes Dilahap Api, Warga Korban Kebakaran di Kemayoran Berharap Bantuan
Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami
KEBAKARAN KEMAYORAN - Tabran (53), satu dari sejumlah warga yang rumahnya ludes terbakar dalam insiden kebakaran di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, saat ditemui Tribunnews.com, Selasa (2/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Warga korban kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, berharap bantuan pakaian segera datang karena seluruh pakaian mereka habis terbakar.
  • Tabran (53) dan Andes (45) hanya memakai pakaian yang sedang dikenakan.
  • Kebakaran yang terjadi Senin malam menghanguskan ratusan rumah dan berdampak pada sekitar 400–500 KK.
  • Tiga warga mengalami luka-luka dan enam lainnya merasakan sesak napas akibat asap tebal.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebakaran hebat melanda kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

Sejumlah warga yang rumahnya hangus terbakar berharap ada bantuan pakaian yang datang secepatnya.

Tabran (53), satu dari sejumlah warga terdampak kebakaran itu, belum mengganti pakaian sejak kebakaran.

Dia tak punya pakaian lagi.

Semua harta benda miliknya ludes dilalap api termasuk pakaian.

Tabran mengatakan mayoritas warga di lokasi kejadian kebakaran itu berprofesi sebagai sopir bajaj., termasuk dirinya.

Kondisi pakaian yang dikenakannya itu, kata Tabran, menjadi alasan dia tidak berangkat menarik bajaj.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya kalau bisa bantuan baju itu secepatnya karena mayoritas di sini tukang bajaj ya, orangnya kerja, bajunya kebakar semua. Jadi rata kasian tuh. Mau beli ternyata duitnya ada di kontrakan, di rumah, ya pada habis. Hampir mayoritas terbakar," kata Tabran kepada Tribunnews.com, Selasa (2/6/2026).

Saat ditemui di posko pengungsian, Tabran yang merupakan warga RT 001, RW 005 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat itu tampak mengenakan kaos berwarna biru tua.

Pakaian yang sedang dia kenakan itu, katanya, merupakan satu-satunya pakaian yang dia miliki saat ini.

"Saya sisa satu baju sama celana ini aja. Enggak ada satu pun," ungkapnya.

"Mau buka baju malu banyak anak-anak sama ibu-ibu. Mau duduk kesannya gatal benar bajunya. Terpaksa gini aja," kata dia.

"Harapannya bantuan baju secepatnya karena kita udah gatal benar dari semalam," tutur dia.

Tak hanya Tabran, seorang warga lainnya, Andes (45) mengaku satu-satunya pakaian yang tersisa adalah pakaian yang dikenakannya sejak Senin malam hingga saat ini.

Andes mengenakan kemeja berwarna putih dengan motif kotak-kotak. Ia tampak sedang duduk di depan rumah sekaligus warung miliknya yang ludes terbakar si jago merah.

"Habis semua. Pakaian aja sisa ini, ini yang saya pakai sekarang. Ya semoga bantuan bisa cepat datang," kata Andes, saat ditemui.

Kebakaran Melanda Kemayoran

Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Jiung, RW 04 Kebun Kosong, Gang Masjid, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 20.50 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga warga mengalami luka-luka dan ratusan keluarga terdampak.

Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah mengatakan tiga korban yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan medis di dua rumah sakit berbeda.

“Ada tiga orang yang mengalami korban luka. Untuk dua korban, yaitu Puput dan Dika dirawat di RS Hermina sementara Suparno di RSCM,” ujarnya pada Selasa (2/6/2026).

Selain menyebabkan korban luka, kebakaran juga berdampak luas terhadap warga sekitar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Tutagalung memperkirakan jumlah keluarga terdampak mencapai 400 hingga 500 kepala keluarga (KK).

“Tadi kami sampaikan kurang lebih sekitar 400 sampai 500 KK, itu disampaikan dari pihak Ketua RW,” kata dia di lokasi kebakaran, RW 04 Kebun Kosong, Gang Masjid, Kecamatan Kemayoran, Senin malam, seperti dipantau dari Breaking News Kompas TV.

Terkait penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan bersama sejumlah pihak terkait. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri juga akan diterjunkan untuk mengungkap sumber api.

Dalam proses pemadaman, petugas Gulkarmat Jakarta mengerahkan sebanyak 35 unit kendaraan pemadam kebakaran.

Sementara itu, tim gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga personel Brimob diterjunkan untuk membantu penanganan di lapangan.

“Saat ini, kami dari kepolisian, TNI, maupun pemda setempat juga turun langsung ke lokasi. Khususnya kami dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro, dan tim dari Brimob turun kurang lebih sebanyak 200 personel yang turun untuk membantu evakuasi terhadap korban,” tuturnya.

Petugas juga membantu menyelamatkan barang-barang warga yang masih dapat dievakuasi serta mengatur arus lalu lintas agar proses pemadaman berjalan lancar.

“Saat ini, ada 6 orang korban dalam hal ini yang sesak nafas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran,” ucapnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas