Teknologi Modifikasi Cuaca Terbukti Manjur, Langit Sirkuit Mandalika Terang Benderang
Teknologi modifikasi cuaca yang dijanjikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terbukti manjur di sepanjang hari pertama GP Mandalika.
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Husein Sanusi
Teknologi Modifikasi Cuaca (BB-TMC) buatan BMKG dinilai lebih efektif ketimbang menggunakan jasa pawang hujan.
“Jadi ini terus kita upayakan dengan TMC. Namanya teknologi modifikasi cuaca, ini melibatkan BRIN, BMKG, dan TNI AU yang kita karapkan bisa membantu memitigasi situasi,” ucap Sandiaga.
BB-TMC nantinya akan di pasang di sekitar langit sirkuit Mandalika, upaya ini dilakukan Sandiaga demi menyukseskan perhelatan akbar motorGP 2022, yang mana menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah.
Berkaca dari kegagalan pada ajang World Superbike yang diadakan pada November tahun lalu, Sandiaga berharap cuaca buruk seperti badai dan hujan tidak lagi menyerang Mandalika pada gelaran MotoGP akhir pekan ini.
Sandiaga mengungkap, meski persiapan MotoGP Mandalika sudah 100 persen rampung, namun berkaitan dengan adanya perubahan cuaca yang tak menentu, masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diwaspadai semua pihak.
"Semuanya sudah ready to go, 100 persen, namun kita harus berdoa kepada Allah SWT karena cuaca ini, menjadi tentunya suatu yang perlu kita antisipasi juga. Dengan doa-doa dari bapak dan ibu di sini, inshaallah semua lancar," ujarnya.