Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

YLBHI: Copot Menteri Agama!

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendesak Presiden mengganti Menteri Agama Suryadharma Ali

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendesak Presiden mengganti Menteri Agama Suryadharma Ali karena dinilai telah gagal membangun kaharmonisan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

"Maraknya kekerasan berbasis agama adalah indicator kegagalan penciptaan dan penjagaan iklim toleransi yang menjadi tugas pemerintah," kata Ketua Badan Pengurus YLBHI, Erna Ratnaningsih, dalam siaran pers diterima Tribunnews.com, Selasa (08/02/2011).

Dikatakan, baru saja bangsa Indonesia disuguhi aksi barbarisme massa terhadap warga Ahmadiyah Cikeusik yang menewaskan 3 orang warga Ahmadiyah dan melukai beberaba orang, termasuk menghilangkan harta benda.

"Kini kita dikejutkan dengan kejadian serupa yang menimpa warga Kristen di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah," katanya.

Lanjut Erna, aksi penyerangan massa atas nama agama menyebabkan beberapa warga mengalami luka dan tiga gereja di bakar serta 2 lainnya mengalami rusak berat.

"Kejadian ini bukan hanya kali ini terjadi tetapi sejak tahun 2001 hingga sekarang seakan tiada habisnya. Ini adalah kejadian yang saling terkait dan terorganisir," katanya.

YLBHI juga bersikap mendesak kepada Polri untuk melakukan pengamanan secara maksimal terhadap daerah rawan kekerasan berbasis agama seluruh wilayah Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mendesak Polri untuk melakukan pengusutan terhadap peristiwa ini, menangkap, dan memproses secara hukum kepada para pelakunya secara transparan dan adil," papar Erna Ratnaningsih.

YLBHI berpandangan hukum telah mati dan tidak berfungsi terhadap para pelaku kekerasan berdalih agama. Oleh karenanya harus dilakukan penegakan hukum dan keadilan bagi semua orang tanpa pandang bulu dan kelompok.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas