Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dosen-dosen UIN Sibuk Ditanya Soal Pepi Fernando

Dosen-dosen Universitas Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah mengaku, dbuat sibuk setelah kepolisian menangkap pemimpin Bom Serpong, Pepi Fernando.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dosen-dosen Universitas Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah mengaku, dbuat sibuk setelah kepolisian menangkap pemimpin Bom Serpong, Pepi Fernando. Apalagi, Pepi diketahui menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2002 di Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

"Dosen-dosen sedang sibuk ditanya oleh masyarakat soal ini. Bagaimana dulu si Pepi. Tapi saya kira tidak pernah ada ketakutan," kata Dosen Hukum dan Syariah UIN, Ismail Hasani di Cangkir Cafe, UIN, Tangerang, Kamis (28/4/2011)

Peneliti SETARA Institute itu yakin pamor UIN tidak akan hilang hanya karena kasus Pepi semata. Hal itu dikarenakan Mahasiswa UIN berjumlah puluhan ribu dan Pepi hanya salah satunya saja. Ismail juga mengaku institusi tempatnya mengabdi tidak pernah mengajarkan pandangan-pandangan yang intoleransi.

"UIN Jakarta adalah kampus pembaharu yang menyebarkan pkiran progresif," katanya.

Ketika ditanya masyarakat tentang Pepi, Ismail mengaku mudah menjawabnya. "Saya kira mudah, ketika ditanya kurikulum kita mengatakan kita tidak memproduksi kader teroris,"ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas