Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Bu Menkes yang Peduli pada Kesehatan Jiwa

Endang dianggap sangat peduli pada kesehatan jiwa

Editor: Dahlan Dahi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih telah berpulang. Almarhumah menderita kanker paru kronis.

Satu kesan yang membekas pada Nova Riyanto Yusuf, anggota Komisi IX DPR RI, adalah kepedulian Endang pada kesehatan jiwa.

"Saya merasa sangat kehilangan sosok cerdas yang open-minded seperti Bu Menkes Endang, karena beliau adalah menteri yang mendukung RUU Kesehatan Jiwa, artinya meningkatkan dari sebatas PP dari Undang-undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 menjadi sebuah entitas UU yang berdiri sendiri,"kata Nova dalam suatu wawancara dengan Tribunnews.com.

"Beliau juga mendukung dengan hadir pada peluncuran buku saya (kumpulan esei dengan tema kesehatan jiwa), atas nama jiwa, yang saya dedikasikan untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2011," jelasnya. 

Nova pun sedikit mengenang cerita dengan Menkes. Bahwa lanjut Nova, apa pun masukannya terkait kesehatan jiwa pasti diakomodir oleh Menkes, seperti tidak membubarkan Direktorat Bina Kesehatan Jiwa bulan Februari 2011, peningkatan pelayanan Hotline Service Pencegahan Bunuh Diri, anggaran direktorat bina kesehatan jiwa juga bisa naik 5 kali lipat. 

"Dan lain-lain kerewelan saya demi peningkatan pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia. Saya berharap bu Menkes akan segera pulih dan kuat menjalani proses terapi,"ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Berikut ini biodata almarhumah:

Nama:
dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH

Tempat Tanggal Lahir:
Jakarta, 1 Februari 1955

Suami:
Dr. Reanny Mamahit, SpOG, MM (Direktur RSUD Tangerang)

Anak:
Arinanda Wailan Mamahit
Awandha Raspati Mamahit
Rayinda Raumanen Mamahit

Pendidikan:
- Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Sarjana tahun 1979)
- Gelar Master on Public Health dari Harvard School of Public Health 1992
- Gelar Doktor Kesehatan Masyarakat diperoleh di Harvard University, USA tahun 1997

Karir:
- Tahun 1990, memulai karirnya di Departemen Kesehatan.
- Tahun 2004 sebagai pejabat fungsional dengan pangkat Peneliti Madya.
- Pada 26 Januari 2007 dipercaya oleh Menkes Siti Fadilah Supari sebagai Kepala Puslitbang Biomedis dan Farmasi.
- Pada 24 Juli 2008 sebagai peneliti Madya pada Puslitbang Biro Medis dan Farmasi.
- Sejak 1 Agustus 2008 sebagai Peneliti Utama pada Puslitbang Biro Medis dan Farmasi.
- Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu II ( (2009-2014) yang menjabat sejak 22 Oktober 2009, menggantikan Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp. JP (K).

Penghargaan:
- Penulis Artikel terbaik ke-2 Badan Litbangkes tahun 2000
- Presentasi Poster Terbaik ke-3 pada Conferensi Asia Pasifik ke-3 tentang Perjalanan Kesehatan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas