Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tak Ada Perubahan Pembelian Sukhoi Superjet 100

Kementerian Perhubungan menyatakan tidak ada masalah pada sistem pesawat Sukhoi Superjet-100 yang mengalami kecelakaan di Gunung Salak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyatakan tidak ada masalah pada sistem pesawat Sukhoi Superjet-100 yang mengalami kecelakaan di Gunung Salak, Jawa Barat Mei silam. Airlines yang ingin membeli sepertinya tidak ada perubahan rencana.

"Kalau ditanya masalah pesawat tidak ada masalah, jadi dari sisi airlinesnya sendiri akan tetap ingin membeli," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti, di kantor Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Jakarta, Selasa, (18/12/2012).

Herry Bakti menjelaskan, Kementerian Perhubungan sudah melakukan validasi serta sertifikasi atas pesawat asal Rusia itu. Kementerian Perhubungan, sudah mengirimkan sembilan orang engineer ke pabrik Sukhoi untuk melakukan tes terhadap Sukhoi Superjet-100.

"Dari sisi perhubungan udara, tidak ada masalah," ujarnya.

Herry Bakti mengungkapkan, sejauh ini ada dua perusahaan yang sudah memesan pesawat itu, yaitu Sky Aviation dan Kartika Airlines.

"Selain itu, negara-negara lain yang berencana membeli Sukhoi Superjet-100 adalah Vietnam dan Meksiko, selain Rusia sebagai produsen," kata Herry.

Klik:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas