Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKS Kritik Pemintaan Maaf SBY ke Singapura dan Malaysia

Permintaan maaf Presiden SBY kepada Singapura dan Malaysia soal asap kiriman dari Indonesia, dikritik anggota DPR dari PKS, Indra.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Permintaan maaf Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Singapura dan Malaysia soal asap kiriman dari Indonesia, dikritik anggota DPR dari PKS, Indra.

"Kebakaran hutan di sekitar Riau terjadi hampir setiap tahun. Ini bukanlah sekadar fenomena alam. Menindak tegas para pelaku illegal logging, pembalakan liar, pembakaran hutan, menindak perusahan-perusahaan perkebunan nakal, dan mengusut serta menindak para beking di balik semua itu, jauh lebih penting daripada sekadar penyataan maaf kepada negara tetangga," kata Indra kepada Tribunnews.com, Selasa (25/6/2013).

Terlebih lagi, lanjut Indra, banyak perusahaan Malaysia dan Singapura yang diduga menjadi pelaku  illegal logging, pelaku pembalakan liar, dan pelaku pembakaran hutan.

Kemarin, SBY meminta maaf kepada Singapura dan Malaysia, karena terkena kiriman asap dari kebakaran hutan di Riau dan sekitarnya.

"Saya selaku Presiden Indonesia, meminta maaf dan meminta pengertian saudara-saudara kami di Singapura dan Malaysia," ucap Presiden dalam konferensi pers, usai rapat terbatas mengenai kebakaran hutan di Riau, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (24/6/2013).

SBY mengatakan, tidak ada niat Indonesia atas apa yang terjadi.

"Kami bertanggung jawab untuk terus mengatasi apa yang sedang kami laksanakan sekarang ini," cetusnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan perngertian ini, SBY berharap seluruh elemen, baik pusat dan daerah, akan fokus untuk mengatasi masalah ini. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas