Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi Alat Kesehatan

Rudianto Tjen Akui Terima Kucuran Dana Alkes Rp 350 Juta

Anggota DPR RI dari PDI-P asal daerah pemilihan Provinsi Babel Rudianto Tjen, mengaku menerima kucuran

Rudianto Tjen Akui Terima Kucuran Dana Alkes Rp 350 Juta
Net
Anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) asal daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rudianto Tjen.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) asal daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rudianto Tjen, mengaku menerima kucuran dana proyek pengadaan alat kesehatan senilai Rp 98,6 miliar, tahun anggaran 2007.

Seperti diberitakan media online nasional lainnya, selain Rudianto Tjen yang menerima kucuran dana itu terdapat nama-nama lainnya yang merupakan anggota Panggar DPR RI periode 2004-2009 yakni zedrik Emir Moeis (Rp 200 juta), Imam Supardi (Rp 390 juta), Ahmad Hafiz Zamawi (Rp 390 juta), Hasanudin Said (Rp 150 juta), Musfihin Dahlan (Rp 160 juta) dan Mariani Baramuli (Rp 25 juta).

"Di internet beda beritanya dan itu kan kejadiannya sudah 5 tahun yang lalu. Dan teman-teman (wartawan--red) pun tahu bahwa saya waktu itu sempat mencalonkan diri sebagai calon Bupati Bangka. Dan waktu itu saya minta teman di Fraksi saya (Fraksi PDIP--red) waktu Pak Sutradara Ginting," kata Rudianto, kepada Bangka Pos (Tribunnews.com Network), Sabtu (20/7/2013) malam usai menghadiri acara buka bersama dengan insan pers dari berbagai media se-kota Pangkalpinang di rumah makan Dayang 2 Kota Pangkalpinang.

Rudianto menjelaskan, dia menerima sejumlah uang senilai Rp 350 juta atas kegiatan proyek Alkes penanggulangan flu burung dari Sutradara Ginting. Kebetulan, saat itu dia memang membutuhkan dana untuk kampanye pencalonan diri sebagai Bupati Bangka. Dana yang diperolehnya dari Sutradara Ginting itu diakui oleh Rudianto memang bersumber dari dana kucuran koordinator bidang Kesra.

"Saya menerima dana itu untuk kepentingan travel checked. Dan waktu saya menerima travel checked justru saya tidak tahu berasal darimana. Setelah diteliti atau dicek ternyata dana itu berasal dari dana salah satu perusahaan yang berhubungan dengan proyek Alkes (alat kesehatan--red) itu," ungkapnya.

Disinggung mengapa Sutradara Ginting bisa memberikan dana Rp 350 juta tersebut kepadanya, Rudianto mengatakan, hal itu dimungkinkan rekan satu fraksi itu kenal dengan pihak perusahaan terkait proyek Alkes tersebut.

"Mungkin juga Sutradara Ginting kenal dengan perusahaan itu. Jadi pengusahanya membantu lewat Sutradara Ginting. Saya sendiri tidak berhubungan langsung dengan perusahaan itu," jelasnya.

Kendati demikian, menyangkut persoalan nama dirinya diberitakan dalam media online sebagai salah dari 7 anggota Panggar DPR RI periode 2004-2009 yang menerima kucuran dana alkes yang diduga mengalami potensi kerugian keuangan negara senilai Rp 36,2 miliar dinilai oleh Rudianto adanya kepentingan politis dari oknum tertentu yang disinyalir sengaja menjatuhkan citranya di mata masyarakat.

"Terkait kasus itu memang ada orang-orang tertentu sengaja ingin menjatuhkan citra saya di mata masyarakat. Apalagi saat ini menjelang pemilihan calon legislatif. Masalah ini kan sudah selesai tapi masih mau diangkat-angkat. Meski demikian saya serahkan kepada masyarakat sendiri yang menilainya," ucapnya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Bangka Pos
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas