Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Syarif: Kasus MA Besar Karena Korbannya Adalah Presiden

Namun, menurut dia, ini menjadi besar karena ditangani oleh Mabes Polri. Terlebih korbannya adalah presiden.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Syarif: Kasus MA Besar Karena Korbannya Adalah Presiden
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif, mengunjungi rumah Muhammad Arsyad (MA) di Jalan Haji Jum RT/RW 09/01 Kelurahan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis, (30/10) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif, mengunjungi rumah Muhammad Arsyad (MA) di Jalan Haji Jum RT/RW 09/01 Kelurahan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis, (30/10) siang.

Dia hendak memberikan dukungan moral kepada keluarga tersangka. Syarif mengatakan kasus penghinaan Presiden Joko Widodo yang diduga dilakukan MA merupakan kasus sederhana dilihat dari kaca mata rakyat biasa.

Namun, menurut dia, ini menjadi besar karena ditangani oleh Mabes Polri. Terlebih korbannya adalah presiden.

"Saya memberikan dukungan moral. Kasus ini menjadi besar karena yang menangani Mabes Polri dan yang dibully presiden. Saya meminta keluarga tidak panik dan berkeluh kesah," kata Syarif.

Sebagai upaya meminta maaf kepada Joko Widodo, ibu dari MA, Mursida sampai mengatakan ingin sujud di hadapan mantan Wali Kota Surakarta itu.

Tetapi, Syarif menegaskan untuk tidak melakukan hal tersebut. "Tidak perlu menyembah, walaupun itu reaksi seketika," ujar Syarif.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas