Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orkestra Minta Menaker Usut Tuntas 17 PPTKIS Bermasalah

Ketua Umum Orkestra Poempida Hidayatulloh meminta Menteri Tenaga Kerja (Menaker) mengusut tuntas 17 PPTKIS yang tertangkap di Bandara Soetta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Orkestra Minta Menaker Usut Tuntas 17 PPTKIS Bermasalah
Tribunnews/Herudin
Poempida Hidayatullah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra) Poempida Hidayatulloh meminta Menteri Tenaga Kerja (Menaker) mengusut tuntas 17 Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang tertangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.

"Kami meminta Menaker usut tuntas 17 PPTKIS yang tertangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat memberangkatkan TKI ke UEA dan Qatar, padahal kedua negara tersebut saat ini sedang proses moratorium," tegas Poempida di Jakarta, Sabtu (15/11/2014).

Poempida menegaskan, 17 PPTKIS yang tertangkap itu adalah para pemain ilegal tulen yang "dipelihara" oleh oknum tertentu. Di satu sisi penempataan TKI dimoratorium tapi di sisi lain keberadaannya yang ilegal dipelihara alias "diternak" oleh oknum-oknum tertentu.

"Menaker bisa bersinergi dengan Mabes Polri untuk mengusut tuntas kasus tersebut," ucapnya.

Selain itu, Poempida juga meminta Menaker memeriksa medical yang tergabung dalam Gamca--organisasi medical yang berpusat di Riyadh, Saudi Arabia--yang dengan sengaja mengatur dalam negeri kita.

"Apjati sudah mengirim surat keberatan ke Menkes (Nafsiah Mboi) namun tidak digubris," katanya.

Para TKI yang dikirim ke Timur Tengah meskipun negara moratorium harus ada medical dari Gamca. Jadi kalau tidak ada medical dari Gamca tidak bisa masuk ke negara Timur Tengah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam konteks ini, Gamca ikut berperan aktif membantu TKI non prosedural/ilegal dimana-mana," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas