Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kapal Jadayat Deteksi Dua Serpihan Diduga Badan AirAsia

Dua objek yang berhasil dipindai masing-masing memiliki ukuran berbeda. Objek pertama berdimensi 15 X 3 X 3 meter dan kedua berukuran 5 X 3 X 3 meter

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kapal Jadayat Deteksi Dua Serpihan Diduga Badan AirAsia
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Tim mengevakuasi kursi penumpang pesawat AirAsia QZ8501 dari helikopter Sea Hawk USS Sampson di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Senin (5/1/2015) pukul 15.15 WIB. Sebanyak tiga kursi penumpang dan tiga jenazah yang berhasil dievakuasi pada hari kesembilan pencarian. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal Negara Jadayat berhasil memindai dua objek di sekitar titik lokasi penemuan ekor pesawat AirAsia QZ8501.

"Pemindaian dilakukan dengan sidescan sonar," ujar kepala Basarnas Marsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo di Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Dua objek yang berhasil dipindai masing-masing memiliki ukuran berbeda. Objek pertama berdimensi  15 X 3 X 3 meter dan kedua berukuran 5 X 3 X 3 meter.

Langkah selanjutnya, Basarnas menurunkan penyelam untuk segera memastikan dua objek yang ditangkap oleh alat detektor tersebut.

KN Jadayat bersama tim KNKT terus mencari kotak hitam pesawat A320 milik AirAsia. Penelusuran dilakukan menggunakan alat pinger locater beacon.

Meski banyak dugaan kotak hitam berada di ekor pesawat yang telah ditemukan,  namun penyusuran di perairan masih terus dilakukan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sambil menunggu ekor berhasil diangkat, kita terus mencari. Jadi waktu kita tak habis memastikan ada tidaknya kotak hitam di ekor pesawat," terangnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas