Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dilindungi Masyarakat, Aiptu Labora Bagaikan Robin Hood

Terpidana Pencucian Uang Ajun Inspektur Satu Labora Sitorus hingga kini belum menyerahkan diri kepada aparat hukum.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpidana Pencucian Uang Ajun Inspektur Satu Labora Sitorus hingga kini belum menyerahkan diri kepada aparat hukum.

Padahal, Mahkamah Agung pada 17 September 2014 telah menjatuhkan vonis 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan kepada Labora

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly menuturkan Labora dilindungi oleh masyarakat sekitar kediamannya.

"Persoalannya ada dia dilindungi masyarakat. Dia dermawan dan membantu sekitar jadi dianggap orang baik. Macam Robin Hood lah," kata Yasonna di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/2/2015).

Yasonna mengakui adanya kekhawatiran dari aparat akan konflik bila menjemput paksa Labora Sitorus dari rumahnya. ‎‎"Menurut Kapolda begitu. Butuh waktu tapi sampai berapa lama," imbuhnya.

Untuk itu, Yasonna mengatakan akan menjemput paksa Labora Sitorus bila tidak menyerahkan diri.

"Saya dapat info dia punya keinginan itu (menyerahkan diri).‎ Kalau dia sakit dirawat di Jakarta saja. Ini kan urusan sudah di kapolda dan jaksa eksekusi dan kakanwil dan Kadiv PAS kami. Tapi kami himbau menyerahkan diri saja," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas