Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pesawat Hercules Jatuh, Djarot: Bukan Hanya Perawatan, Kita Harus Pembelian

Tentu keberadaan Angkatan Udara dan Angkatan Lautnya harus kuat dalam rangka menjangkau seluruh pulau yang ada di republik ini

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Pesawat Hercules Jatuh, Djarot: Bukan Hanya Perawatan, Kita Harus Pembelian
Tribun Medan
Para petugas saat melakukan proses pencarian korban penumpang pesawat Hercules milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015). Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU jatuh di permukiman penduduk di Jalan Jamin Ginting dan menjatuhkan puluhan korban jiwa. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat angkat bicara atas tragedi jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015).

Dikatakan dia, bukan hanya sekedar perawatan alustista saja tetapi perlu pengadaan baru.

"Bukan hanya perawatan, kita harus pembelian. Bayangkan saja (Hercules-nya) dari 1961. Ya harusnya pembelian dong," kata Djarot di Balai Kota, Rabu (1/7/2015).

Dikatakan politisi PDI Perjuangan ini Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar. Tentu keberadaan Angkatan Udara dan Angkatan Lautnya harus kuat dalam rangka menjangkau seluruh pulau yang ada di republik ini.

"Apalagi kepulauan yang kuat harus Angkatan Udara sama Angkatan Laut. Kapal selam kita berapa? Terus pesawat besar kaya Hercules itu berapa? Beli tahun berapa? Pada saat Bung Karno semua kan itu," ujarnya.

Melihat pesawat Hercules yang jatuh di Medan merupakan pesawat tua, Djarot meskipun dirawat tetapi tetap saja rawan saat digunakan.

"Jadi kita harus mulai berpikir, katanya kita orientasinya sebagai poros maritim dunia. Bikin tol laut ya tidak?" ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas