Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tour de Java

Mustahil Periksa Kondisi Fisik Pengguna Tol Cipali

Hediyanto juga mengatakan, ada kecelakaan yang diakibatkan ban meletus.

Mustahil Periksa Kondisi Fisik Pengguna Tol Cipali
Kompas.com
Tol Cipali 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hediyanto W Husaini menegaskan, mustahil melakukan pemeriksaan kondisi fisik setiap pengemudi yang masuk Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

"Orang masuk tol nggak bisa diperiksa kesehatannya, (ditanya) 'kamu ngantuk nggak?', 'kamu mabuk nggak?'," ujar Hediyanto di hadapan Komisi V DPR, Rabu (24/6).

Rapat itu antara lain membahas tingginya angka kecelakaan di Jalan Tol Cipali yang diperkirakan bakal menjadi jalur favorit pemudik tujuan Jabar bagian timur, Jateng, DIY, dan Jatim.

Menurut Hediyanto, hal terpenting adalah kondisi fisik pengemudi dan kondisi kendaraan.

"Rifat Sungkar coba ngebut no problem kok, artinya dia tahu standar, dalam keadaan fit, dan dalam keadaan bagus. Kondisi mobilnya juga bagus," katanya.

Hediyanto juga mengatakan, ada kecelakaan yang diakibatkan ban meletus.

Menurutnya, memacu kendaraan pada kecepatan tinggi di jalan tol sepanjang 116,75 km yang sebagian adalah jalan beton, membuat ban menjadi cepat panas.

"Kecelakaan banyak terjadi karena kondisi kendaraan yang tidak layak, khususnya ban," katanya.

"Harusnya ada pembatasan kecepatan untuk mobil, apalagi mobil tua," ujarnya.

Hediyanto menambahkan, rata-rata kecelakaan dialami pengemudi yang memacu kendaraannya di atas 100 km/jam.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Mohamad Yoenus
  Loading comments...

Berita Terkait :#Tour de Java

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas