Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fadli Zon Minta Aparat Cepat Padamkan 'Api' di Tolikara

Ia menjelaskan kasus tersebut bukanlah persoalan baru, namun telah terjadi beberapa tahun sebelumnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Fadli Zon Minta Aparat Cepat Padamkan 'Api' di Tolikara
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon angkat bicara mengenai insiden Tolikara, Papua. Ia menjelaskan kasus tersebut bukanlah persoalan baru, namun telah terjadi beberapa tahun sebelumnya.

"Saya kira untuk menyelesaikan kejadian itu adalah harus ada suatu penyelesaian yang singkat cepat dan tepat jadi ibaratnya api ketika kebakaran di padamkan ketika api kecil jangan dibiarkan menjadi besar," kata Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/7/2015).

Terpenting, kata Fadli, aparat keamanan harus menjaga situasi Papua serta menindak tegas para pelaku pembakaran tempat ibadah.

Politikus Gerindra itu juga menyebutkan Komisi III DPR akan membentuk tim investigasi sebagai bentuk pengawasan terhadap kasus tersebut.

"Kami mendukung agar tidak terjadi di tempat lain. Dalam hal ini kita bergantung pada aparat untuk cepat padamkan api dan menindak pelakunya. Isu SARA mudah memprovokasi massa tidak hanya daerah itu tetapi juga daerah lain," katanya.

Mengenai adanya kabar kerusuhan itu dikarenakan polemik pertambangan, Fadli enggan berspekulasi. Ia mengaku belum mengetahui motif sesungguhnya yang melatarbelakangi kasus tersebut.

"Karena banyak rumor yang katakan ada tangan luar karena ada potensi SDM besar tapi kami belum tahu. Apapun yang jadi latar belakang,apapun yang terkait SARA maka perlu redakan dulu dan jangan sampai melebar kemana-mana nanti ada pembaalasan dan itu harus dihindari," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Fadli menegaskan pihaknya mengutuk peristiwa tersebut sebagai bentuk intoleransi. "Tetapi kami ingin meredam agar tidak terjadi kemana-mana," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas