Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ruhut Sindir Pimpinan DPR Ikut Kampanye Donald Trump di Rapat Kerja Bareng Jaksa Agung

Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menyinggung pertemuan pimpinan DPR dengan calon presiden AS, Donald Trump.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Ruhut Sindir Pimpinan DPR Ikut Kampanye Donald Trump di Rapat Kerja Bareng Jaksa Agung
Adi Suhendi/Tribunnews.com
Ruhut Sitompul di JCC, Jakarta Pusat, Sabtu (3/7/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menyinggung pertemuan pimpinan DPR dengan calon presiden AS, Donald Trump.

Sindiran itu dilontarkan Ruhut saat Komisi III DPR rapat kerja dengan Jaksa Agung HM Prasetyo.

Menurut Ruhut, pimpinan Komisi III DPR yakni Benny K Harman dan Desmond J Mahesa sudah tepat mengundang Jaksa Agung Prasetyo untuk membahas isu terkini.

Pasalnya, pimpinan lain yakni Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin menemani Ketua DPR Setya Novanto yang hadir dalam kampanye calon presiden AS Donald Trump

"Sudah tepat pimpinan Benny, Desmond mengundang Jaksa Agung, yang lain menemani Donald Trump, konferensi pers. Itu kampanye," ujar Ruhut di DPR, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Ia meminta pimpinan Komisi III DPR terus melanjutkan agenda rapat dengan Jaksa Agung.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jangan takut, lanjutkan terus. Hati-hati, di dada kami Merah Putih dan burung garuda," ujar Ruhut.

‎Dalam kesempatan itu, Ruhut juga mendukung langkah-langkah yang dilakukan Komjen Budi Waseso dan Jaksa Agung HM Prasetyo.‎

Ia menolak kedua pimpinan aparat penegak hukum itu sebagai biang kegaduhan.

"Kita undang Jaksa Agung, yang buat kegaduhan pimpinan DPR, yang pakai karpet merah sehingga buat kegaduhan," tutur politikus Partai Demokrat itu.

Jam tangan miliaran rupiah

Ruhut Sitompul, meyakini, jam tangan Richard Mille yang dikenakan Ketua DPR Setya Novanto saat bertemu bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, merupakan barang asli.

Jam tangan itu disebut berharga hingga miliaran rupiah.

"Kalau nanti dia bilang itu "KW", saya enggak percaya," kata Politisi Partai Demokrat, Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas