Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembantu yang Diduga Dianiaya Anggota DPR Itu Menangis di Kereta Api

Ia babak belur karena kerap dianiaya Ivan Haz, yang juga merupakan anggota DPR dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pembantu yang Diduga Dianiaya Anggota DPR Itu Menangis di Kereta Api
Tribunnews.com/Nurmulia Rekso
Kordinator JALA PRT, Lita Anggraini (paling kiri), menunjukkan surat pernyataan pers soal sikap JALA PRT dan LBH Jakarta, atas kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota DPR, Fanny Safriansyah, terhadap PRT bernama Toipah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan penumpang di gerbong perempuan di KRL jurusan Jatinegara - Bogor digegerkan oleh seorang perempuan kurus yang terus menangis dengan wajah lebam dan penuh luka.

Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (30/9/2015) pekan lalu, sekitar pukul 09.15 WIB.

Salah seorang perempuan di gerbong tersebut yang perhatiannya tersita adalah Veni Siregar.

Dia merupakan aktivis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan untuk Indonesia Keadilan (APIK).

Veni mendatangi perempuan tersebut dan menanyakan apa yang telah terjadi.

Perempuan yang menangis itu belakangan diketahui bernama Toipah.

Dia mengaku pengasuh anak, yang bekerja untuk keluarga Fanny Safriansyah atau yang dikenal dengan nama Ivan Haz, di sebuah apartemen di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia babak belur karena kerap dianiaya Ivan Haz, yang juga merupakan anggota DPR dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

"Dia cerita semuanya, dan cerita dia itu konsisten," ujar Veni kepada wartawan, di kantor LBH APIK, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (5/10/2015).

Saat ditemukan, Toipah mengenakan kaos lengan pendek berwarna merah jambu.

Veni mengatakan saat itu ia dan penumpang lain dapat dengan jelas melihat tangan kurus Toipah yang penuh dengan luka memar.

Dari luka yang terdapat sekujur tubuh Toipah, menurut Veni, luka yang paling mencolok adalah luka di telinga.

Luka tersebut dapat dengan jelas dilihat, setelah rambut hitam tipis Toipah disibakan.

Telinga kanan Toipah sudah tidak menyerupai telinga.

Pukulan benda tumpul membuat telinga kanannya membengkak, layaknya gundukan daging, namun dengan lubang di tengahnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas