Didukung Dapilnya Untuk Jadi Calon Ketua Umum Golkar, Setya Novanto Setujui Syarat Ini
Setya Novanto sudah mendapatkan dukungan dari pengurus partai berlambang pohon beringin itu di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Agung Budi Santoso
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski belum mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Golkar, Setya Novanto sudah mendapatkan dukungan dari pengurus partai berlambang pohon beringin itu di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan pengurus DPD I dan II Golkar wilayah NTT disampaikan langsung kepada Novanto saat berkunjung ke Dapilnya tersebut pada Kamis (18/2/2016).
Nixxon Mesakh, Wakil Ketua bidang Organisasi Golkar DPD I NTT, menuturkan, pihaknya sudah bulat mendukung Novanto untuk pencalonan sebagai ketua umum Golkar. Dikatakannya, ada 23 suara di NTT yang siap mengantar Novanto menuju kursi Golkar 1.
"Kita sebagai tuan rumah dari Dapil beliau bulat akan memberikan dukungan kepada Pak Setya Novanto. Untuk provinsi NTT ada 23 suara yang akan bulat mendukung Pak Novanto," kata Nixon saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (18/2/2016).
Nixon menuturkan, pihaknya juga mengajukan syarat kepada Novanto jika Tuhan mengizinkan Ketua Fraksi Golkar itu menjadi ketua umum Golkar. Syarat itu adalah Novanto harus fokus untuk mengurus Golkar dan mengembalikan citra partai yang sebelumnya sempat terpuruk akibat konflik internal.
"Kita menghendaki Pak Novanto melepaskan jabatan sebagai Ketua Fraksi Golkar jika terpilih menjadi ketua umum. Pak Novanto pun menyanggupi permintaan kami," tuturnya.
Sementara itu, Alexander, Ketua DPD II Golkar Timur Tengah Selatan NTT juga mengakui akan mendukung Novanto untuk menjadi ketua umum Golkar di Munaslub mendatang.
Dikatakannya, Novanto memiliki kedekatan emosional terhadap NTT sehingga para pengurus pun merasa bangga untuk mendukung dan berjuang agar Ketua Fraksi Golkar itu bisa menjadi ketua umum.
"Kami sepakat mendukung Pak Novanto menjadi ketua umum. Kami memiliki kedekatan secara emosional dengan Pak Novanto," ujar Alex.
Syarat yang diajukan Alex pun tak berbeda dengan Nixon, jika Novanto terpilih menjadi ketua umum Golkar agar tidak rangkap jabatan. Hal itu menjadi syarat mutlak agar rangkap jabatan tidak menganggu dalam upaya membesarkan Golkar menuju kesuksesan di Pemilu 2019 mendatang.
"Kami harap Pak Nov tidak rangkap jabatan jika terpilih jadi ketua umum Golkar. Dukungan kami sudah bulat ke Pak Nov, kami sudah tandatangan di atas materai," tegas Alex.